Keluarga Jemaah Haji Buleleng yang Wafat di Mekkah Dapat Pendampingan Langsung

  • 01 Jun 2026 17:37 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buleleng memberikan pendampingan kepada keluarga almarhum Ibrahim Mujab, jemaah haji asal Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, yang meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi. Langkah tersebut dilakukan tidak lama setelah kabar duka diterima sebagai bentuk perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus memastikan proses administrasi berjalan sesuai ketentuan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buleleng, H. Agus Annurrachman, turun langsung menemui keluarga almarhum. Dalam kunjungan tersebut, pihaknya menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moril agar keluarga tetap kuat menghadapi musibah tersebut.

Agus menjelaskan kehadiran pihaknya bertujuan memberikan ketenangan kepada keluarga serta memastikan hak-hak jemaah yang wafat di Tanah Suci dapat diproses sesuai prosedur yang berlaku. Menurutnya, komunikasi dengan keluarga berjalan baik dan penuh keterbukaan.

“Alhamdulillah, kunjungan kami ke sana disambut dengan sangat baik oleh pihak keluarga. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih, dan kehadiran kami ternyata menjadi penyemangat bagi mereka,” ujarnya, Senin 1 Mei 2026.

Ia mengatakan keluarga telah menerima dan mengikhlaskan kepergian almarhum. Ibrahim Mujab wafat setelah menuntaskan rangkaian utama ibadah haji dan kemudian dimakamkan di Kota Suci Mekkah. Kondisi tersebut, menurut Agus, menjadi penghiburan tersendiri bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Meninggal di Arab Saudi, bahkan dimakamkan di sana pada posisi pasca-puncak haji, merupakan impian bagi sebagian besar umat Islam di Indonesia. Pihak keluarga sudah ikhlas, dan kedatangan kami dari Kemenag memberikan tambahan support serta semangat agar keluarga lebih tenang,” katanya.

Selain memberikan pendampingan kepada keluarga, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buleleng juga terus melakukan koordinasi terkait penyelesaian dokumen dan administrasi almarhum. Agus memastikan seluruh proses akan ditindaklanjuti hingga tuntas agar hak-hak jemaah dapat dipenuhi.

“Terkait dengan dokumen, nanti akan segera kami kirimkan karena saat ini masih dalam proses koordinasi,” ucapnya.

Sebelumnya, pendamping jemaah haji Buleleng, Muhammad Ali Susanto, mengonfirmasi Ibrahim Mujab (75) meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal, Mekkah, pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 13.30 waktu Arab Saudi. Ia menjelaskan kondisi kesehatan almarhum telah menurun sejak awal keberangkatan dan semakin melemah setelah menjalani rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Kondisinya semakin menurun setelah Armuzna karena beliau mengalami kesulitan makan sehingga fisiknya terus melemah,” jelas Ali.

Meski belum sempat menyelesaikan tawaf ifadlah dan sai, ibadah haji almarhum tetap dinyatakan sah karena telah melaksanakan wukuf di Arafah sebagai rukun utama haji. Prosesi pelengkap ibadah kemudian dibadalkan oleh penyelenggara haji Indonesia di Arab Saudi. Pendampingan terhadap keluarga serta penyelesaian administrasi yang terus berjalan diharapkan dapat memberikan kepastian sekaligus ketenangan bagi keluarga almarhum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....