Hari Lahir Pancasila, Bupati Jembrana Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
- 02 Jun 2026 04:16 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan menggelar upacara di Lapangan Stadion Pecangakan, Senin 1 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan menghidupkan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti berbagai unsur, di antaranya personel TNI dan Polri, anggota Korpri, PGRI, pelajar, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jembrana.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Kembang Hartawan mengingatkan pentingnya memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa. Menurutnya, sejak pertama kali diperkenalkan oleh Proklamator RI Ir. Soekarno dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945, Pancasila telah menjadi landasan utama dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk.
“Pancasila merupakan jiwa bangsa yang menyatukan berbagai perbedaan dalam satu tujuan dan cita-cita nasional,” kata Kembang Hartawan dalam amanatnya.
Ia menjelaskan, Bung Karno juga pernah menyampaikan konsep Trisila yang terdiri atas Sosio-Nasionalisme, Sosio-Demokrasi, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan. Konsep tersebut kemudian diperas menjadi Ekasila, yakni gotong royong sebagai esensi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada upacara tersebut, Bupati Kembang Hartawan juga membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa Pancasila telah menjadi pedoman bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun global. Keberagaman suku, budaya, agama, dan bahasa yang dimiliki Indonesia dinilai menjadi kekuatan yang mampu dipersatukan melalui nilai-nilai Pancasila.
“Pancasila adalah jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai dinamika global, termasuk perkembangan teknologi dan perubahan geopolitik dunia,” ujarnya.
Selain menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa, nilai-nilai Pancasila juga disebut berperan penting dalam mendukung komitmen Indonesia menjaga perdamaian dunia. Hal tersebut tercermin melalui partisipasi Indonesia dalam berbagai misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), upaya mediasi konflik internasional, serta dukungan terhadap perjuangan bangsa-bangsa yang masih menghadapi penjajahan.
Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, masyarakat khususnya generasi muda diajak untuk tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Nilai toleransi, kemanusiaan, persatuan, serta gotong royong diharapkan terus menjadi bagian dari karakter bangsa Indonesia.
“Kita harus bersama-sama menjaga persatuan dan melawan berbagai bentuk intoleransi maupun paham radikal yang dapat mengancam keharmonisan bangsa. Pancasila harus terus hidup dalam tindakan nyata dan menjadi pedoman dalam membangun Indonesia yang maju dan berkeadilan,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....