Koperasi Ditantang Buktikan Peran Nyata Dongkrak Ekonomi Rakyat
- 31 Mei 2026 20:56 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-79 di Kabupaten Buleleng tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk menguji sejauh mana koperasi mampu berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi pelaku usaha kecil dan masyarakat, koperasi dituntut tampil sebagai solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan anggota.
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Buleleng, Nengah Tanaya, menegaskan bahwa koperasi harus kembali pada jati dirinya sebagai kekuatan ekonomi rakyat. Menurutnya, keberadaan koperasi tidak cukup hanya diukur dari jumlah anggota maupun legalitas kelembagaan, melainkan dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Melalui semangat Harkop ke-79 ini kami ingin seluruh gerakan koperasi di Buleleng semakin solid, profesional dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi daerah. Koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang benar-benar dirasakan manfaatnya masyarakat,” ujar Nengah Tanaya pada Selasa, 26 Mei 2026.
Ia menilai koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Dengan pengelolaan yang sehat dan profesional, koperasi dapat menjadi sarana permodalan, pemasaran, hingga pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan daya saing anggotanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Harkop ke-79 Kabupaten Buleleng, I Kadek Supartiarini, mengatakan berbagai kegiatan yang digelar sepanjang Januari hingga Juli 2026 dirancang untuk memperkuat kapasitas dan solidaritas gerakan koperasi. Selain kegiatan sosial, sejumlah agenda edukasi dan pelatihan juga disiapkan guna meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi di Buleleng.
“Peringatan Harkop tahun ini kami kemas lebih partisipatif dengan melibatkan seluruh gerakan koperasi di Buleleng. Harapannya koperasi semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menunjukkan bahwa koperasi tetap relevan sebagai penggerak ekonomi rakyat,” kata Supartiarini.
Melalui momentum Harkop ke-79, gerakan koperasi di Buleleng diharapkan tidak hanya mampu bertahan menghadapi perubahan zaman, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu menciptakan peluang usaha, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....