Bupati Kembang Minta Hasil Tes Psikologi Siswa Dikawal

  • 31 Mei 2026 12:13 WIB
  •  Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen penuh dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas sejak usia sekolah. Terkait hal itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menginstruksikan agar hasil tes psikologi gratis bagi siswa kelas 8 SMP se-Kabupaten Jembrana dikawal secara optimal dan tidak sekadar menjadi arsip formalitas.

Langkah ini merupakan bagian dari program unggulan pasangan Kembang-Ipat guna memetakan potensi generasi muda. Bupati Kembang meminta Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) serta pihak sekolah aktif membangun komunikasi dengan orang tua murid pasca-tes.

"Hasil pemetaan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Melalui asesmen ini, kita bisa melihat potret riil minat dan bakat anak. Kerja sama sekolah dan orang tua sangat penting agar ada panduan yang tepat dalam membimbing anak sesuai potensinya," ujar Bupati Kembang Hartawan saat meninjau pelaksanaan tes di SMP Negeri 2 Negara, Sabtu 30 Mei 2026.

Didampingi Wakil Bupati I Gede Patriana Krisna, Bupati asal Desa Pangyangan ini menjelaskan bahwa program yang memasuki tahun kedua pelaksanaan ini bertujuan meminimalkan salah langkah bagi siswa saat menentukan jenjang pendidikan berikutnya.
Menurutnya, setiap anak terlahir dengan kelebihan yang berbeda-beda, sehingga fondasi ini penting demi menyiapkan mereka menghadapi dunia kerja di masa depan.

Pelaksanaan tes psikologi tahun ini diklaim berjalan lebih adaptif dan lancar. Koordinator Prodi Psikologi Universitas Udayana, Ni Made Swasti Wulanyani mengungkapkan, pihaknya melakukan evaluasi menyeluruh dari pelaksanaan tahun lalu yang sempat terkendala jaringan laboratorium komputer sekolah.

"Tahun ini metode pengisian dialihkan menggunakan *handphone* masing-masing siswa, sehingga prosesnya jauh lebih praktis dan minim kendala teknis. Bobot soal juga telah disesuaikan demi akurasi laporan minat dan bakat anak," jelas Swasti.

Program pemeriksaan psikologis gratis di tahun 2026 ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu 31 Mei 2026. Mengandeng tim ahli dari Fakultas Kedokteran Program Studi Psikologi Universitas Udayana, agenda massal ini menyasar sebanyak 3.824 pelajar SMP kelas 8 di seluruh bumi makepung Jembrana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....