Tiga Pendaki Tersesat di Gunung Batukaru Berhasil Dievakuasi
- 30 Mei 2026 08:56 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Tiga pendaki yang dilaporkan tersesat saat turun dari Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR gabungan pada Jumat 29 Mei 2026. Ketiganya ditemukan setelah operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur SAR dan aparat setempat sejak laporan diterima pada Kamis malam.
Ketiga pendaki tersebut masing-masing Mario Luca (17), warga Karangasem, serta dua warga negara Rusia, Taisiya Chernosvitova (18) dan Nazar Krasnoruski (18). Mereka diketahui merupakan lulusan salah satu sekolah menengah atas internasional di Denpasar yang melakukan pendakian bersama melalui jalur Pura Petali, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan ketiganya memulai pendakian pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 Wita. Setelah mencapai tujuan pendakian, mereka mulai turun sekitar pukul 15.00 Wita. Namun kondisi medan dan minimnya visibilitas saat sore hingga malam hari menyebabkan mereka kehilangan orientasi arah dan tersesat di kawasan hutan pegunungan.
“Salah satu pendaki sempat menghubungi keluarganya dan menyampaikan bahwa mereka tersesat saat perjalanan turun dari Gunung Batukaru. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Basarnas sehingga kami segera menyiapkan operasi pencarian dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan di lapangan,” ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar mengerahkan tujuh personel dari Pos SAR Buleleng untuk memperkuat upaya pencarian. Tim SAR gabungan kemudian menyusun strategi penyisiran berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh dari para pendaki, termasuk perkiraan lokasi dan jalur yang kemungkinan mereka lalui saat kehilangan arah.
Donny menjelaskan operasi pencarian dimulai pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 Wita dari Posko Desa Karyasari. Tim bergerak menuju area pegunungan dan melakukan penyisiran intensif hingga akhirnya berhasil menemukan ketiga pendaki sekitar pukul 11.00 Wita pada koordinat 8°20'39.50" LS dan 115°5'2.70" BT di ketinggian sekitar 1.899 meter di atas permukaan laut.
“Ketiga pendaki berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan kondisi fisik yang stabil. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, seluruh korban langsung dievakuasi turun menuju Posko Desa Karyasari untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam mengingat kondisi medan yang cukup menantang. Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, ketiga pendaki akhirnya tiba di Posko Desa Karyasari pada pukul 14.05 Wita dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga yang telah menunggu sejak pagi hari.
“Pada pukul 14.05 Wita seluruh pendaki telah berhasil dievakuasi dengan aman menuju posko. Selanjutnya mereka kami serahkan kepada keluarga masing-masing dan operasi SAR dinyatakan selesai,” ucapnya.
Operasi pencarian dan pertolongan ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Brimob Batalion B Pelopor Mengwi, Koramil Pupuan, Camat Pupuan, Babinsa Desa Karyasari, pemandu lokal, serta masyarakat setempat. Keberhasilan operasi tersebut menjadi bukti sinergi lintas instansi dalam penanganan kondisi darurat di kawasan pegunungan Bali sekaligus mengingatkan para pendaki untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, jalur pendakian, serta membawa perlengkapan navigasi yang memadai saat melakukan aktivitas di alam bebas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....