Bali Utara Tawarkan Wisata Alam Asri Nan Autentik

  • 27 Mei 2026 20:02 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kabupaten Buleleng dinilai memiliki daya tarik wisata yang berbeda dibandingkan kawasan wisata populer di Bali Selatan. Hal tersebut disampaikan oleh Chika Cevira selaku Runner Up 3 Jegeg Buleleng 2026 saat mengisi Obrolan Spada belum lama ini. Dalam pembahasannya, ia menjelaskan Bali Utara menawarkan konsep wisata yang lebih tenang, alami, dan dekat dengan kehidupan masyarakat lokal. Menurutnya, kondisi alam yang masih asri menjadi salah satu alasan mengapa Buleleng memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata berkelanjutan di Bali.

Chika Cevira mengatakan Bali Utara tidak hanya memiliki pantai, tetapi juga berbagai potensi wisata alam lain seperti air terjun, kawasan pegunungan, hingga danau yang cocok untuk aktivitas outdoor. Salah satu lokasi yang disebut memiliki daya tarik besar yakni kawasan Danau Tamblingan yang menawarkan suasana alami untuk kegiatan tracking, camping, dan piknik di alam terbuka. Selain itu, beberapa destinasi wisata di Buleleng juga dinilai masih belum terlalu ramai sehingga memberikan pengalaman wisata yang lebih nyaman bagi pengunjung. “Bali Utara punya suasana yang lebih tenang dan alami, jadi wisatawan bisa benar-benar menikmati alam tanpa merasa terlalu ramai,” ujar Chika Cevira.

Ia menjelaskan pengembangan wisata di Bali Utara juga banyak melibatkan masyarakat lokal melalui konsep ekowisata berbasis lingkungan. Dengan konsep tersebut, wisatawan tidak hanya datang untuk berfoto, tetapi juga dapat mempelajari budaya, filosofi alam, dan kehidupan masyarakat setempat secara langsung. Menurut Chika Cevira, keterlibatan masyarakat lokal menjadi salah satu kekuatan utama pariwisata di Buleleng karena mampu menciptakan pengalaman wisata yang lebih autentik. Selain itu, keramahan masyarakat Buleleng juga dinilai menjadi faktor penting yang membuat wisatawan merasa nyaman dan betah selama berkunjung.

Dalam kesempatan tersebut, Chika Cevira juga menyoroti peran media sosial dalam membantu promosi wisata Bali Utara kepada masyarakat luas. Menurutnya, platform seperti TikTok dan Instagram sangat efektif untuk memperkenalkan berbagai hidden gems atau destinasi tersembunyi yang belum banyak diketahui wisatawan. Generasi muda dinilai memiliki peluang besar untuk ikut mempromosikan wisata Buleleng melalui konten sederhana seperti foto, video perjalanan, maupun dokumentasi aktivitas wisata dengan menyematkan lokasi destinasi. “Media sosial sangat membantu memperkenalkan wisata Bali Utara, apalagi banyak tempat indah yang belum diketahui banyak orang,” ucap Chika Cevira.

Ia berharap promosi wisata melalui media sosial tidak hanya berfokus pada keindahan visual semata, tetapi juga dibarengi edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam dan budaya lokal. Menurutnya, konsep Tri Hita Karana perlu tetap menjadi landasan dalam pengembangan pariwisata agar keseimbangan antara manusia, alam, dan budaya tetap terjaga. Dengan dukungan generasi muda dan masyarakat lokal, Chika Cevira optimistis Bali Utara dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata yang autentik, nyaman, dan berkelanjutan di tengah perkembangan industri pariwisata modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....