Sawan Festival 2026 Dibuka, Angkat Budaya dan Produk Lokal

  • 23 Mei 2026 11:22 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Sawan Festival 2026 resmi dibuka di Pantai Kerobokan, Kecamatan Sawan, Jumat 22 Mei 2026, dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya serta penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi karya kreatif dan produk unggulan masyarakat Buleleng. Festival tersebut menjadi ruang promosi budaya sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Pembukaan festival berlangsung meriah dengan penampilan Tari Pendet massal oleh PKK desa se-Kecamatan Sawan, Tari Kolaborasi Truna Jaya dan Legong Pengeleb, serta berbagai hiburan lainnya yang menarik perhatian masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna bersama anggota DPRD Kabupaten Buleleng, anggota DPR RI Dapil Bali, dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan sejumlah Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual kepada para penerima.

Sertifikat yang diserahkan meliputi Hak Cipta Sawan Festival “Mangghosanaken Budaya”, Bestie Buleleng, serta Hak Merek GS Gagapan Bali, Kopi Bali Basukian, Tapel Barong Singa Khas Buleleng, hingga Pande Gong Sidi Rahayu. Penyerahan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan hukum terhadap karya dan produk masyarakat.

Camat Sawan I Ketut Cantyana mengatakan festival tahun ini menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM dari berbagai desa di Kecamatan Sawan.

"Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan seperti parade gebogan, lomba penjor, lomba pelajar, nyurat aksara Bali, penampilan seni budaya, penyuluhan kesehatan hingga pameran UMKM," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengatakan Sawan Festival menjadi festival kecamatan keenam di Kabupaten Buleleng yang bertujuan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas di berbagai bidang.

"Sawan memiliki kekuatan budaya yang sangat khas, mulai dari Tari Truna Jaya, Tari Palawakya, perajin gong khas Buleleng hingga seni pertunjukan lainnya yang perlu terus dikembangkan," katanya.

Melalui pelaksanaan Sawan Festival 2026, pemerintah berharap seni budaya, produk UMKM, dan potensi lokal masyarakat dapat semakin berkembang sekaligus memperkuat identitas budaya Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....