Kanit Kamsel Polres Buleleng Ajak Warga Jadi Pelopor Lalu Lintas
- 23 Mei 2026 11:22 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas dinilai masih menjadi tantangan dalam menekan angka kecelakaan di Kabupaten Buleleng. Pelanggaran sederhana seperti menerobos lampu lalu lintas hingga mengabaikan perlengkapan keselamatan masih kerap ditemukan di jalan raya. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kanit Kamsel) Polres Buleleng, AIPTU Nyoman Supriawan mengatakan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya. Menurutnya, sejumlah fasilitas pendukung keselamatan sebenarnya telah tersedia, namun pelanggaran masih sering terjadi akibat kurangnya disiplin pengguna jalan.
“Dampak yang sering terjadi memang karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas. Ada yang sudah terpasang rambu lalu lintas, tetapi karena tidak adanya kesabaran kemudian menerobos sehingga akhirnya terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya Sabtu, 23 Mei 2026.
Ia menegaskan keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Karena itu, masyarakat diharapkan ikut berperan aktif membangun budaya tertib berlalu lintas. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.
Kanit Kamsel Polres Buleleng juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk pengendara umum dan komunitas ojek online, untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas. Menurutnya, perubahan perilaku di jalan raya harus dimulai dari kesadaran diri sendiri sebelum mengajak orang lain melakukan hal yang sama. Sikap disiplin yang ditunjukkan pengendara juga dapat menjadi contoh positif bagi lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau kepada masyarakat umum, seluruh pengendara jalan, komunitas ojek online maupun pengguna kendaraan lainnya agar menjadi pelopor keselamatan lalu lintas,” katanya.
Menurut Supriawan, menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan setiap hari. Salah satunya adalah mematuhi penggunaan perlengkapan keselamatan saat berkendara serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan.
“Untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas salah satunya dimulai dari kesadaran diri sendiri, memberikan contoh yang baik, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tertib berlalu lintas,” ucapnya.
Ia menambahkan penggunaan helm berstandar nasional juga menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pengendara dan penumpang. Selain itu, masyarakat diimbau untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan. Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi rem, lampu utama, ban, kaca spion, hingga memastikan kesiapan fisik pengendara sebelum memulai perjalanan.
“Langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat adalah menggunakan helm standar nasional Indonesia, memeriksa rem, lampu, ban, spion serta memastikan kesiapan diri sendiri sebelum berkendara,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....