BEE 2026 Hidupkan Kembali Semangat Singaraja sebagai Kota Pendidikan

  • 23 Mei 2026 07:26 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • BEE 2026
  • Hidupkan Kembali Semangat Singaraja
  • Semangat Singaraja
  • Singaraja sebagai Kota Pendidikan
  • sebagai Kota Pendidikan
  • Kota Pendidikan

RRI.CO.ID, Singaraja – Setelah sempat vakum selama delapan tahun, Buleleng Education Expo (BEE) kembali digelar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, resmi ditutup pada Jumat 22 Mei.

BEE 2026 melibatkan berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Buleleng melalui 101 pementasan dan 54 pameran pendidikan. Expo ini menjadi ruang bagi sekolah untuk menampilkan inovasi pembelajaran, kreativitas siswa, hingga berbagai program pendidikan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengatakan dirinya mengapresiasi pelaksanaan kembali BEE yang sebelumnya sempat terhenti cukup lama.

“Saya sangat senang kegiatan BEE ini kembali dilaksanakan di tahun 2026 ini. Dulu terakhir sekitar delapan tahun lalu dan sempat berhenti,” ujarnya saat penutupan kegiatan.

Menurutnya, keberadaan BEE dapat menjadi salah satu ruang untuk memperkuat identitas Singaraja sebagai kota pendidikan melalui keterlibatan aktif sekolah dan masyarakat.

“Karena ini adalah kegiatan yang positif untuk menampilkan kemajuan dan kondisi pendidikan kita di Kabupaten Buleleng, sangat perlu dilakukan ke depannya lagi,” kata Supriatna.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Buleleng Ida Bagus Surya Bharata menjelaskan bahwa tingginya partisipasi sekolah dan masyarakat menjadi salah satu indikator positif dari pelaksanaan BEE tahun ini.

Ia menyebutkan, selain pameran dan pementasan, kegiatan juga diisi dengan talk show bertajuk “1 Keluarga 1 Sarjana”, layanan informasi pendidikan, serta lomba Best Practice Pembelajaran yang diikuti 266 peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

“Antusiasme masyarakat cukup tinggi dengan total kunjungan mencapai sekitar 5.000 orang selama tiga hari pelaksanaan,” ucapnya.

Pada akhir kegiatan, panitia juga mengumumkan para pemenang lomba Best Practice Pembelajaran. Selain itu, BEE 2026 memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi kegiatan pendidikan yang diselenggarakan di Kabupaten Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....