Perbaikan Jalan Rusak di Buleleng Dilakukan Bertahap, Anggaran Jadi Tantangan

  • 23 Mei 2026 07:24 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Perbaikan Jalan Rusak
  • Buleleng
  • Dilakukan Bertahap
  • Anggaran Jadi Tantangan

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyebut penanganan jalan rusak masih menjadi tantangan besar di tengah keterbatasan anggaran daerah dan meningkatnya harga material pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna saat meninjau ruas jalan rusak di Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng, Jumat 22 Mei, bersama Kepala Dinas PUPRPerkim Buleleng I Putu Adiptha Eka Putra.

Dalam keterangannya, Gede Supriatna mengatakan Kabupaten Buleleng memiliki hampir 300 kilometer jalan dalam kondisi rusak, baik rusak berat maupun berlubang. Kondisi tersebut membuat penanganan tidak bisa dilakukan sekaligus dalam waktu singkat.

“Kita tahu betul kondisi jalan di Kabupaten Buleleng. Setiap tahun pemerintah daerah pasti menganggarkan program peningkatan maupun rehabilitasi jalan rusak. Memang tidak bisa selesai dalam satu atau dua tahun,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan anggaran daerah harus dibagi untuk berbagai kebutuhan pembangunan lainnya seperti pendidikan, kesehatan, irigasi, hingga pembangunan fasilitas umum.

Selain itu, kenaikan harga material terutama aspal disebut turut mempengaruhi proses percepatan perbaikan jalan.

“Kenaikan harga material, khususnya aspal, membuat kami harus melakukan penyesuaian kembali terhadap perencanaan yang ada. Namun kami tetap berupaya agar perbaikan jalan tetap berjalan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPerkim Buleleng I Putu Adiptha Eka Putra mengatakan pada tahun 2026 pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp70 miliar untuk penanganan jalan. Selain itu, pemerintah juga mengusulkan tambahan Rp50 miliar melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK).

Menurutnya, penanganan sementara tetap dilakukan untuk mengurangi dampak kerusakan terhadap masyarakat, salah satunya melalui patching di ruas-ruas prioritas.

Di sisi lain, warga berharap perbaikan jalan dapat dilakukan secara berkelanjutan agar aktivitas masyarakat dan keselamatan pengguna jalan menjadi lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....