Ribuan Prajurit Baru TNI AD Resmi Dilantik pada Dikmata 2026
- 22 Mei 2026 09:57 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Sebanyak 17.702 mantan siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 resmi dilantik menjadi prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Prajurit Dua (Prada) pada Jumat, 22 Mei 2026. Prosesi pelantikan berlangsung melalui upacara penutupan pendidikan yang digelar secara tertib, khidmat, dan penuh kebanggaan. Momen tersebut menjadi tonggak awal perjalanan pengabdian para prajurit muda kepada bangsa dan negara.
Amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Maruli Simanjuntak dibacakan oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi. Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Maruli Simanjuntak, disampaikan apresiasi atas keberhasilan para peserta menyelesaikan pendidikan dasar militer yang telah dijalani selama dua bulan. Keberhasilan tersebut dinilai lahir dari proses panjang, kerja keras, disiplin, serta dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan.
“Selaku Kepala Staf Angkatan Darat, saya mengucapkan selamat kepada 17.702 mantan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan hari ini resmi dilantik menjadi prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Prajurit Dua,” ujarnya.
Kasad menegaskan, keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukan hanya sekadar perubahan status dari masyarakat sipil menjadi prajurit militer. Lebih dari itu, proses tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam mengemban tugas negara. Para prajurit muda diharapkan mampu menjaga kehormatan diri serta memegang teguh nilai-nilai dasar keprajuritan.
“Keberhasilan menyelesaikan pendidikan menjadi Prajurit Dua merupakan tonggak awal perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara. Hal ini patut disikapi dengan penuh rasa bangga dan syukur,” katanya.
Selama menjalani pendidikan intensif, para siswa telah dibekali berbagai materi teori dan praktik keterampilan militer yang menguji aspek fisik, mental, moral, hingga disiplin keprajuritan. Pendidikan tersebut tidak hanya membentuk kemampuan teknis, tetapi juga membangun karakter sebagai prajurit TNI AD yang tangguh dan profesional. Nilai dasar seperti disiplin, pantang menyerah, serta loyalitas kepada negara juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter.
Kasad menjelaskan jati diri prajurit TNI AD tercermin dari kemampuan dasar militer seperti bela diri, menembak, renang, dan taktik pertempuran. Selain itu, prajurit juga dituntut memiliki karakter kuat yang berlandaskan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Nilai-nilai mendasar inilah yang harus senantiasa menyertai setiap langkah dan tindakan dalam menyongsong pelaksanaan tugas ke depan,” ucapnya.
Dalam amanatnya juga disampaikan bahwa kehadiran prajurit muda memiliki makna strategis dalam mendukung penguatan Batalion Teritorial Pembangunan. Satuan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan penting menghadapi berbagai tantangan multidimensi bangsa. Para prajurit diharapkan tidak hanya siap bertempur, tetapi juga hadir di tengah masyarakat membantu pembangunan dan memperkuat ketahanan wilayah.
Menutup amanatnya, Kasad berpesan kepada seluruh prajurit baru agar terus mengembangkan kemampuan diri dan menjaga semangat pengabdian. Setiap tantangan disebut sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kematangan seorang prajurit. TNI AD juga mengajak seluruh prajurit muda untuk memberikan kontribusi terbaik bagi satuan, masyarakat, dan negara di mana pun bertugas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....