Harkitnas 2026, Ketua KNPI Buleleng Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan
- 21 Mei 2026 11:39 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Ketua DPD Komite Nasional Pemuda indonesia (KNPI) Kabupaten Buleleng, I Putu Gede Parma mengajak generasi muda untuk terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang diperingati pada Rabu, 20 Mei 2026.
Menurutnya, tema Harkitnas tahun ini yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga nasionalisme dan semangat kebangsaan.
Parma mengatakan Kebangkitan Nasional merupakan tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional rakyat Indonesia untuk bersatu melawan penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan.
“Momentum Kebangkitan Nasional harus dimaknai sebagai semangat untuk terus menjaga persatuan, meninggalkan ego kedaerahan, dan bersama-sama membangun bangsa,” ujarnya kepada RRI, Rabu 20 Mei 2026.
Ia menjelaskan sejarah Kebangkitan Nasional ditandai dengan berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 yang dipelopori sejumlah tokoh pergerakan nasional.
“Dilatarbelakangi penderitaan rakyat akibat politik kolonial Belanda yang mana ini secara kolektif seluruh tokoh-tokoh penggerak seperti Dr. Sutomo, Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Dr. Cipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara, dan Douwes Dekker bergerak bersama segenap organisatoris serta masyarakat untuk bagaimana menyikapi situasi yang ada," ucapnya.
Menurutnya, semangat perjuangan para tokoh bangsa tersebut harus menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Parma juga menilai tantangan bangsa saat ini tidak hanya datang dari sektor politik dan ekonomi, tetapi juga dari perkembangan teknologi, pendidikan, kesehatan, hingga ancaman terhadap persatuan bangsa.
Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi positif dalam pembangunan nasional demi menjaga kedaulatan negara.
Generasi muda menurut Parma memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan bangsa melalui pendidikan, inovasi, dan semangat gotong royong.
“Bagaimana untuk bisa menjadi sumber inspirasi generasi pembangunan bagi segenap komponen Masyarakat, menjadi pemantik semangat bagi generasi penerus untuk terus berkarya, berinovasi dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan di segala bidang,” ujarnya menegaskan.
Parma menilai tantangan bangsa ke depan semakin kompleks dan mencakup berbagai sektor, mulai dari ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, keamanan, kesehatan, lingkungan, pendidikan hingga teknologi. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus menjaga persatuan dan kedaulatan negara demi kepentingan rakyat Indonesia.
“Tidak boleh ada satu jengkal pun tanah air kita tercinta yang tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat banyak ataupun tidak boleh difiltrasi oleh kepentingan-kepentingan asing yang mana kepentingan asing itu tidak untuk kebaikan bangsa dan negara kita bukan untuk kebaikan rakyat kita tercinta,” ucapnya menambahkan.
Ia berharap semangat Hari Kebangkitan Nasional dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga keutuhan bangsa dan memanfaatkan seluruh potensi daerah demi kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....