Hari Kebangkitan Nasional, PLTU Celukan Bawang Edukasi Pelajar Kenal Listrik

  • 20 Mei 2026 16:57 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Momentum Hari Kebangkitan Nasional dimanfaatkan PLTU Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, untuk memperkuat edukasi kepada generasi muda. Melalui kegiatan kunjungan edukatif yang digelar Rabu 20 Mei 2026, puluhan siswa tingkat SMP diajak mengenal lebih dekat dunia kelistrikan, mulai dari proses produksi energi hingga teknologi pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batu bara.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan pelajar tentang sektor energi yang selama ini berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Selain melihat langsung area operasional pembangkit, para siswa juga mendapatkan penjelasan teknis mengenai bagaimana listrik diproduksi dan didistribusikan.

Tidak hanya fokus pada edukasi kelistrikan, PLTU Celukan Bawang juga memperkenalkan sisi lain lingkungan perusahaan. Para pelajar diajak melihat berbagai flora dan fauna yang berada di kawasan PLTU, termasuk puluhan satwa endemik Jalak Bali yang dipelihara di area tersebut. Mereka juga dikenalkan dengan seni gunting kertas khas Tiongkok yang diperagakan langsung oleh staf PLTU asal China.

Kegiatan edukasi ini diikuti siswa dari MTs Negeri 1 Buleleng, SMPN 3 Gerokgak, MTs Nurul Iman Pengulon, MTs Mihtajul Ulum Patas, dan SMPN 5 Gerokgak. Kehadiran para pelajar dari sejumlah sekolah di sekitar wilayah operasional PLTU diharapkan dapat memperluas pemahaman mereka tentang pentingnya sektor energi bagi pembangunan.

Vice Manager ADM & GA PLTU Celukan Bawang, Indriati Tanu Tanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan edukasi kepada generasi muda, khususnya pelajar yang tinggal di sekitar kawasan PLTU.

“Hari ini kita memang menerima dan mengundang lima sekolah SMP. Kita memberikan edukasi kepada anak-anak di sekitar PLTU agar mereka di kemudian hari bisa mempunyai niat belajar yang tinggi, serta supaya mereka mengerti apa sebenarnya PLTU itu,” ujar Indriati.

Dalam kunjungan itu, para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga mengamati langsung berbagai fasilitas yang ada di area pembangkit untuk memahami proses produksi energi listrik secara lebih nyata.

Salah satu peserta, I Gusti Ketut Rara Setiani dari SMPN 3 Gerokgak, mengaku mendapat pengalaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kunjungan itu membuat dirinya memahami lebih jauh fungsi PLTU dan dampaknya bagi masyarakat.

“Dari kegiatan ini, saya menjadi tahu seperti apa isi dari PLTU ini, kegiatannya apa saja, serta apa manfaat dari PLTU. Saya juga belajar bagaimana dampaknya terhadap masyarakat, baik yang positif maupun negatif,” ungkapnya.

Rara menilai listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan penting dalam berbagai sektor kehidupan. Menurutnya, hampir seluruh aktivitas masyarakat kini bergantung pada ketersediaan energi listrik.

“Seperti yang kita ketahui bersama, listrik saat ini sudah sangat penting di berbagai macam industri, bahkan di kehidupan masyarakat sehari-hari. Contohnya untuk menyalakan mesin cuci, oven, lampu, kompor, bahkan sekarang kendaraan (listrik) pun ada. Jadi memang sangat besar sekali kegunaan listrik ini,” katanya.

Ia juga mengaku bangga dengan keberadaan PLTU Celukan Bawang yang dinilai memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung kebutuhan energi.

“Kesannya sangat bangga, karena dengan adanya PLTU di sini, kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah,” ucapnya.

Sementara itu, Indriati menambahkan PLTU Celukan Bawang selama ini juga kerap menerima kunjungan studi banding mahasiswa dari berbagai daerah di luar Bali. Menurutnya, keberadaan pembangkit tersebut diharapkan terus menjadi sarana edukasi bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengenal lebih jauh dunia kelistrikan dan teknologi energi.

“Banyak juga mahasiswa luar Bali yang melakukan studi banding ke sini (PLTU Celukan Bawang), tentu ini menjadi perhatian kami, setidaknya power plant ini bisa menjadi sarana edukasi buat pelajar dan mahasiswa untuk mengenal lebih jauh tentang pembangkit listrik,” tandasnya.

Melalui kegiatan ini, PLTU Celukan Bawang tidak hanya memperkenalkan proses produksi energi listrik, tetapi juga membuka ruang belajar langsung bagi generasi muda. Edukasi seperti ini diharapkan dapat mendorong minat pelajar terhadap dunia energi sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai pentingnya sektor kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....