Koster Pastikan Turyapada Dongkrak Ekonomi Warga Lokal Bali

  • 18 Mei 2026 08:26 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Gubernur Bali Wayan Koster memastikan pengembangan kawasan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal di sekitar kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan saat Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra melakukan pertemuan dengan masyarakat di kawasan Turyapada Tower, Minggu 17 Mei 2026. Dalam pertemuan tersebut juga tercapai kesepakatan terkait proses pembebasan lahan guna mendukung pembangunan lanjutan kawasan Turyapada Tower.

Koster menjelaskan pembangunan tahap kedua Turyapada Tower meliputi penataan kawasan, pembangunan fasilitas planetarium, convention center, gondola, hingga akses jalan menuju lokasi. Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut dirancang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Terkait pembebasan lahan, Koster menegaskan prosesnya dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan harga lahan akan ditentukan melalui mekanisme appraisal oleh lembaga independen yang ditunjuk pemerintah. Hal itu dilakukan agar proses berjalan transparan serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak.

"Harga lahan akan ditentukan lembaga independen agar sesuai aturan yang berlaku. Semua proses harus berjalan sesuai ketentuan agar aman bagi pemerintah maupun masyarakat," ujarnya.

Koster meminta masyarakat tidak hanya memandang pembebasan lahan dari sisi nilai ganti rugi semata, melainkan melihat peluang ekonomi jangka panjang yang akan terbuka setelah kawasan Turyapada berkembang.

Menurutnya, kehadiran kawasan tersebut nantinya akan membuka kesempatan usaha, lapangan pekerjaan, serta aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Warga lokal juga diprioritaskan agar memperoleh manfaat ekonomi sesuai kompetensi yang dimiliki.

"Jangan hanya memikirkan uang pembebasan lahan sekarang, tetapi pikirkan peluang jangka panjang. Dengan hadirnya kawasan ini masyarakat akan memiliki kesempatan usaha dan kesempatan bekerja sehingga nilai ekonominya bisa dirasakan langsung oleh warga sekitar," kata Koster.

Selain membuka peluang ekonomi, Pemerintah Provinsi Bali juga berencana menyiapkan fasilitas pengembangan UMKM dan koperasi bagi masyarakat sekitar. Penataan lingkungan permukiman warga juga akan dilakukan melalui revitalisasi sekitar 40 rumah agar kawasan Turyapada tampil lebih tertata dan mendukung pengembangan destinasi wisata baru di Bali Utara.

Dengan pengembangan terintegrasi tersebut, Turyapada Tower diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemancar digital dan ikon wisata baru Bali, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal di Kabupaten Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....