Akademisi Asal Singaraja Raih Inovator Pendidikan Nasional 2026

  • 11 Mei 2026 20:19 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Dunia pendidikan di Kabupaten Buleleng kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, penghargaan datang dari bidang pendidikan non-formal melalui capaian Dr. Ni Putu Ayu Hervina Sanjayanti yang berhasil meraih penghargaan Inovator Pendidikan 2026 dalam ajang “Apresiasi Nasional Insan Pendidikan Berdampak 2026”.

Penghargaan tersebut diraih berkat karya inovatif berjudul Model SANJAYANTI Terintegrasi Tri Hita Karana: Menganyam Literasi dan Kecakapan Hidup untuk Akselerasi Asta Cita dan SDGs di PKBM Widya Aksara. Inovasi itu dinilai menghadirkan pendekatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat melalui penguatan literasi, kecakapan hidup, dan penguatan nilai budaya lokal berbasis Tri Hita Karana.

Ajang penghargaan tingkat nasional itu diselenggarakan oleh GuruInovatif.id bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Puncak penghargaan dan talkshow inspiratif digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (8/5), yang diikuti sekitar 400 peserta dan nominator dari berbagai daerah di Indonesia.

Dikonfirmasi Minggu 10 Mei 2026, Hervina mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menghadirkan inovasi pendidikan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, pendidikan non-formal memiliki peran penting dalam membuka akses belajar sepanjang hayat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pendidikan non-formal memiliki peran strategis dalam membuka akses pembelajaran sepanjang hayat. Melalui model SANJAYANTI, kami berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menguatkan literasi, tetapi juga membangun kecakapan hidup dan karakter berbasis budaya lokal,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang adaptif menghadapi perubahan zaman. Karena itu, proses pembelajaran tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada penguatan karakter dan kemampuan bertahan dalam berbagai situasi.

“Kami ingin peserta didik memiliki kemampuan untuk bertahan, berkembang, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya serta harmoni kehidupan sebagaimana filosofi Tri Hita Karana,” ucapnya.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari kalangan pendidikan di Kabupaten Buleleng. Keberhasilan ini dinilai menjadi bukti bahwa inovasi pendidikan yang lahir dari daerah mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia.

Capaian yang diraih Dr. Ni Putu Ayu Hervina Sanjayanti diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan, baik formal maupun non-formal, untuk terus menghadirkan terobosan pembelajaran yang kreatif, inklusif, dan berdampak. Penghargaan ini juga memperkuat komitmen Kabupaten Buleleng dalam mendorong transformasi pendidikan yang selaras dengan penguatan literasi, pengembangan kecakapan hidup, dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Tag:

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....