UMKM Jembrana Didorong Kuasai Pemasaran Digital
- 11 Mei 2026 16:23 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara : Pemerintah Kabupaten Jembrana mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Literasi Digital Tahap I bertema “Cakap Digital untuk UMKM” yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana, Senin 11 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sejumlah pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Jembrana. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif untuk mendukung pengembangan usaha.
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana, I Made Cipta Wahyudi, mengatakan transformasi digital kini menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha agar mampu bertahan di tengah persaingan ekonomi yang semakin berkembang.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi digital yang terus meningkat harus dimanfaatkan oleh UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
“UMKM merupakan penopang utama ekonomi nasional. Karena itu, pelaku usaha perlu dibekali kemampuan teknologi informasi agar produk lokal Jembrana mampu bersaing hingga pasar yang lebih luas,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai strategi pemasaran digital, optimalisasi platform online, peningkatan kualitas konten promosi, hingga pemahaman tentang keamanan digital dalam menjalankan usaha.
Materi disampaikan oleh Ketua Relawan TIK (RTIK) Provinsi Bali, I Gede Putu Krisna Juliharta, yang juga dikenal aktif mendampingi UMKM dalam pemanfaatan teknologi digital.
Selain itu, senior Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Bali, Drs. Ida Bagus Ketut Agung Ludra, turut memberikan arahan mengenai pentingnya literasi digital bagi pelaku usaha. Ia menilai pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat identitas produk lokal.
Kegiatan ini juga menggandeng Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) guna memberikan edukasi terkait kemampuan memilah informasi dan mencegah penyebaran hoaks di ruang digital.
Peserta tampak aktif berdiskusi dengan para narasumber mengenai tantangan promosi usaha di era digital, termasuk strategi menghadapi persaingan pasar online.
Melalui pelatihan tersebut, pelaku UMKM di Kabupaten Jembrana diharapkan semakin siap memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pertumbuhan usaha dan perekonomian daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....