Tiga SD di Buleleng Dapat Bantuan Revitalisasi Sekolah Tahun Ini
- 11 Mei 2026 08:19 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Tiga sekolah dasar di Kabupaten Buleleng menerima bantuan Program Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Bantuan tersebut difokuskan untuk rehabilitasi ruang kelas dan toilet guna meningkatkan kenyamanan serta kualitas layanan pendidikan di sekolah.
Tiga sekolah penerima bantuan revitalisasi tersebut yakni SD Negeri 1 Pangkungparuk, SD Negeri 1 Kalianget, dan SD Negeri 2 Penglatan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat mempercepat peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dasar di berbagai daerah.
Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD Disdikpora Kabupaten Buleleng, Gede Bani Purbawa, mengatakan pihaknya turut mendampingi proses finalisasi dokumen teknis serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen di Jakarta.
“Kehadiran dinas untuk memastikan dokumen teknis yang disusun konsultan perencana sudah sesuai standar teknis yang ditetapkan Direktorat SD,” ujarnya saat Finalisasi Dokumen Teknis dan Penandatanganan PKS Program Revitalisasi Sejkolah Dasar di Jakarta, Sabtu 9 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan revitalisasi wajib dikerjakan langsung oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) masing-masing sekolah dan tidak diperbolehkan diserahkan kepada pihak ketiga atau kontraktor. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjamin transparansi serta efektivitas penggunaan anggaran bantuan pemerintah.
Selain itu, dana bantuan revitalisasi akan disalurkan langsung ke rekening sekolah yang telah disiapkan secara terpusat oleh Kemendikdasmen. Seluruh proses pembangunan fisik nantinya harus mengacu pada dokumen teknis yang telah disepakati bersama.
Program revitalisasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi siswa maupun tenaga pendidik. Pembenahan ruang kelas dan fasilitas sanitasi juga dinilai penting dalam mendukung kualitas pendidikan dasar di daerah.
Kegiatan finalisasi dokumen teknis dan penandatanganan PKS berlangsung selama lima hari di Jakarta dan diikuti dinas pendidikan, konsultan perencana, serta sekolah penerima bantuan dari seluruh Indonesia. Dengan selesainya tahapan administrasi dan teknis tersebut, proses rehabilitasi fisik di sekolah penerima manfaat diharapkan segera dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....