PLN Sesuaikan Jaringan Listrik Dukung Pengembangan Titik Nol Buleleng

  • 10 Mei 2026 08:29 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara melakukan penyesuaian jaringan listrik untuk mendukung pengembangan kawasan titik nol di Kabupaten Buleleng. Penataan ini dilakukan seiring rencana pengembangan wilayah yang membutuhkan keandalan pasokan listrik tanpa mengganggu pelanggan yang sudah ada. Langkah tersebut juga disesuaikan dengan progres pekerjaan infrastruktur di lokasi.

Manager PLN UP3 Bali Utara, Elashinta, mengatakan penyesuaian jaringan dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan instansi terkait. PLN memastikan setiap pekerjaan mengikuti arahan teknis agar tetap aman dan efisien. Selain itu, perubahan jaringan juga mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang kawasan tersebut.

Ia menjelaskan, beberapa langkah yang dilakukan antara lain pemindahan jalur jaringan dan penggunaan kabel tanam di sejumlah titik.

“Kita sesuai dengan hasil rapat dengan PU dan stakeholder bahwa kita mengikuti apa yang sudah diarahkan. Ada beberapa yang nanti kita akan jadi kabel tanam, kemudian juga ada yang jaringannya kita alihkan ke belakang,” ujar Elashinta, Minggu, 10 Mei 2026.

Menurutnya, dalam pelaksanaan pekerjaan, PLN memprioritaskan agar tidak terjadi pemadaman listrik kepada pelanggan. Setiap pekerjaan yang berpotensi mengganggu pasokan akan diantisipasi dengan pengalihan suplai dari jaringan lain. Hal ini dilakukan untuk menjaga kontinuitas layanan listrik tetap berjalan.

Manager PLN UP3 Bali Utara, Elashinta. (Foto: RRI/ Sukasah Brata Winangun)

“Kita meminimal pengaruh padam. Jadi tidak ada kita mau padamkan. Pasti ketika ini perlu dipadamkan kita akan alihkan dulu suplainya dari tempat lain,” katanya.

Selain itu, PLN juga mengantisipasi adanya peningkatan kebutuhan listrik di kawasan titik nol. Seiring pengembangan wilayah, potensi penambahan pelanggan dan kebutuhan daya diperkirakan akan meningkat. Oleh karena itu, penyesuaian jaringan dilakukan sejak awal agar tidak menjadi kendala di kemudian hari.

Elashinta menambahkan, perubahan jaringan memang tidak bisa dihindari, namun dilakukan dengan mempertimbangkan dampak seminimal mungkin bagi masyarakat.

“Kalau dibilang ada perubahan pasti ada perubahan, tapi dengan minimal terhadap ketidaknyamanan. Tidak mempengaruhi sekitar,” ujarnya.

PLN juga memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja dan ketenagalistrikan. Setiap tahapan dilaksanakan secara bertahap mengikuti kesiapan pembangunan di lokasi. Hingga saat ini, kondisi jaringan dinyatakan tidak mengganggu proses pekerjaan di kawasan tersebut.

Penyesuaian jaringan ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendukung pengembangan wilayah sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik. Dengan langkah tersebut, diharapkan kebutuhan listrik di kawasan titik nol Buleleng dapat terpenuhi tanpa mengganggu pelanggan yang sudah ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....