Bupati Jembrana Lepas 90 CJH, Pemkab Tambah Bantuan Akomodasi
- 09 Mei 2026 12:44 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi melepas keberangkatan 90 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Jembrana untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Jembrana di halaman Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Jumat 8 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Jembrana menegaskan komitmennya meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji. Tahun ini, selain menyediakan transportasi menuju Surabaya, pemerintah daerah juga menambah bantuan akomodasi berupa biaya penginapan satu malam sebelum jamaah masuk ke asrama haji.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan tenang.
“Pemerintah ingin para jamaah berangkat dalam kondisi nyaman dan bahagia sehingga dapat lebih fokus mempersiapkan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya di hadapan jamaah beserta keluarga yang hadir.
Pada momen itu, Bupati Kembang Hartawan juga menerima penghargaan sebagai Duta Sahabat Haji dari Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali atas kontribusinya dalam mendukung pelayanan jamaah haji di Jembrana.
Selain itu, bupati turut mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan serta nama baik daerah selama berada di Arab Saudi. Ia berharap jamaah asal Jembrana dikenal sebagai pribadi yang tertib, ramah, dan menjunjung toleransi.
Bupati juga menitipkan doa bagi kemajuan Kabupaten Jembrana agar masyarakat tetap sehat, perekonomian semakin berkembang, serta situasi daerah tetap aman dan harmonis.
Berdasarkan data panitia, 90 CJH asal Jembrana tahun ini terdiri dari 46 laki-laki dan 44 perempuan. Mereka merupakan bagian dari total kuota haji Provinsi Bali sebanyak 698 orang. Adapun rincian jamaah berdasarkan kecamatan yakni Kecamatan Negara sebanyak 38 orang, Melaya 27 orang, Jembrana 12 orang, Mendoyo 11 orang, dan Pekutatan 2 orang.
Jamaah termuda tercatat atas nama Junda Fajlurrohman Izzudin berusia 27 tahun, sedangkan jamaah tertua adalah Sakdan yang berusia 84 tahun. Dari sisi profesi, jamaah tahun ini didominasi aparatur sipil negara sebanyak 23 orang, disusul pekerja swasta 22 orang, dan ibu rumah tangga 17 orang.
Rombongan CJH Jembrana yang tergabung dalam Kloter 70 SUB dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Sabtu 9 Mei 2026 pagi. Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Pemkab Jembrana menyiapkan tiga unit bus pengantar yang pembiayaannya bersumber dari APBD.
Sementara itu, antrean haji di Kabupaten Jembrana saat ini mencapai 2.684 orang dengan estimasi masa tunggu sekitar 29 tahun. Menurut Bupati, tingginya minat masyarakat menunaikan ibadah haji menjadi indikator meningkatnya kesadaran religius sekaligus membaiknya kondisi ekonomi masyarakat di daerah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....