Bupati Sutjidra Pastikan Jemaah Haji Buleleng Terlayani Maksimal

  • 09 Mei 2026 08:27 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat komitmennya dalam memastikan seluruh jemaah haji asal Buleleng dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, sehat, dan lancar selama berada di Tanah Suci. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan pelayanan, penguatan pendampingan, hingga pemantauan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan menuju embarkasi Surabaya. Upaya itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat jumlah jemaah haji asal Buleleng yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra saat melepas keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Buleleng Tahun 1447 Hijriah di Masjid Agung Jami' Singaraja, Jumat 8 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna yang turut memberikan dukungan dan doa bagi para jemaah sebelum berangkat menuju Tanah Suci. Suasana haru dan penuh kekhidmatan tampak mewarnai prosesi pelepasan ratusan calon jemaah haji tersebut.

Ditemui usai acara pelepasan, Bupati Sutjidra menjelaskan kebutuhan terhadap petugas pendamping haji daerah menjadi semakin penting. Menurutnya, jumlah jemaah yang terus bertambah membuat tugas pendamping menjadi semakin berat, terutama dalam membantu jemaah lanjut usia maupun jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menambah jumlah petugas pendamping agar pelayanan kepada jemaah bisa lebih optimal.

“Kami memiliki komitmen menambah petugas haji daerah karena jumlah jemaah terus meningkat. Tahun lalu satu petugas mendampingi sekitar 80 jemaah dan itu sangat kewalahan,” ujarnya.

Sebanyak 108 jemaah haji asal Buleleng bersama satu orang pemandu haji daerah diberangkatkan menuju embarkasi Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Mekkah. Pemerintah daerah juga memastikan seluruh jemaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan kesiapan administrasi sebelum keberangkatan. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan kendala selama proses perjalanan maupun pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.

Selain fokus pada pelayanan, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga memberikan perhatian serius terhadap kondisi kesehatan para jemaah. Bupati Sutjidra menyebut terdapat sejumlah jemaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian dan pendampingan khusus selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Bahkan, salah satu jemaah tercatat berusia 86 tahun dan tetap dinyatakan layak berangkat karena kondisi kesehatannya memenuhi syarat.

“Ada sekitar 16 jemaah yang memerlukan bantuan dan perhatian khusus selama pelaksanaan ibadah haji. Untuk itu, pendampingan terus kami koordinasikan bersama petugas dan pihak terkait,” katanya.

Menurut Bupati Sutjidra, keberangkatan jemaah lanjut usia menjadi indikator meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat Buleleng. Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari semakin baiknya layanan kesehatan dan perhatian masyarakat terhadap pola hidup sehat. Pemerintah daerah pun berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji mabrur.

Di akhir pelepasan, Bupati Sutjidra juga mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga sikap, disiplin, dan nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Ia berharap para jemaah mampu menunjukkan perilaku santun serta saling membantu satu sama lain selama menjalankan ibadah. Pemerintah Kabupaten Buleleng pun memastikan akan terus melakukan koordinasi dengan petugas haji demi memastikan seluruh jemaah memperoleh pelayanan terbaik selama proses ibadah berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....