Dinkes Buleleng Bekali UMKM Lokal Standar Produksi Pangan yang Aman

  • 07 Mei 2026 07:37 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat pengawasan dan kualitas produk pangan olahan industri rumah tangga. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Mandiri Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik bagi Industri Rumah Tangga Pangan (CPPOB-IRTP) Tahun 2026 yang digelar di Lovina Haven Boutique, Rabu 6 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P., dan diikuti pelaku usaha pangan dari berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng. Dalam sambutannya, dr. Sucipto menyampaikan Kabupaten Buleleng memiliki potensi pangan lokal yang sangat besar dan beragam.

Berbagai komoditas unggulan seperti kelor, sorgum, hingga hasil olahan ikan dinilai memiliki peluang pasar yang menjanjikan apabila dikelola secara baik dan memenuhi standar keamanan pangan. Ia juga mengapresiasi pelaku UMKM pangan yang terus berinovasi mengembangkan produk lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi.

“Pelaku UMKM pangan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Namun keamanan pangan harus tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Menurutnya, izin edar bukan hanya sekadar persyaratan administrasi, tetapi menjadi bentuk komitmen bahwa produk yang dihasilkan aman, higienis, dan layak dikonsumsi masyarakat.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan Dinas Kesehatan bersama Tim Pengawasan Keamanan Pangan terus melakukan pengawasan berkala guna mencegah keracunan pangan maupun Kejadian Luar Biasa (KLB) yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Karena itu, pelaku usaha diharapkan mampu menerapkan prinsip-prinsip CPPOB secara konsisten dalam seluruh proses produksi pangan.

“Melalui bimtek ini kami berharap pelaku usaha semakin memahami standar keamanan pangan sehingga proses perizinan dapat berjalan lebih mudah, terarah, dan produk lokal Buleleng mampu bersaing lebih luas,” ucapnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Loka POM Kabupaten Buleleng, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng.

Dengan adanya penguatan kualitas dan keamanan pangan tersebut, produk-produk unggulan Kabupaten Buleleng diharapkan mampu bersaing di pasar lokal, regional, hingga nasional sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....