Koperasi Merah Putih Dinilai Berpotensi Gerakkan Ekonomi Desa di Buleleng

  • 01 Mei 2026 23:06 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Koperasi Merah Putih
  • Dinilai Berpotensi Gerakkan Ekonomi
  • Berpotensi Gerakkan Ekonomi
  • Gerakkan Ekonomi Desa
  • Buleleng

RRI.CO.ID, Singaraja – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

Kepala Bidang Koperasi, Luh putu Meli Wahyuni, menjelaskan bahwa hingga tahun 2025 telah terbentuk 148 KDKMP di Kabupaten Buleleng, terdiri dari 129 koperasi desa dan 19 koperasi kelurahan.

Menurutnya, keberadaan koperasi ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui pengelolaan usaha bersama, distribusi kebutuhan pokok, hingga penyaluran hasil produksi lokal.

“Potensinya sangat besar, terutama dalam membuka akses usaha bagi masyarakat desa. Namun, tentu harus dikelola dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal,” ujarnya.

Selain itu, koperasi juga dinilai dapat membuka lapangan kerja baru melalui berbagai unit usaha seperti simpan pinjam, perdagangan, hingga pengolahan produk lokal. Hal ini dinilai berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di wilayah pedesaan.

Project Management Officer Rekrutmen Kementerian Koperasi RI, Ngurah Putra Adnyana, menambahkan bahwa koperasi dapat menjadi jembatan bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang.

“Misalnya usaha potong rambut, bengkel, atau warung desa bisa terhubung dengan koperasi. Ini membuka peluang kolaborasi dan memperkuat ekonomi lokal,” ucapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa beberapa koperasi sudah mulai menjalankan usaha, seperti di Desa Ambengan yang telah memberikan dukungan permodalan kepada pelaku usaha kecil.

Dalam jangka panjang, koperasi diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi di desa, mengurangi ketergantungan pada pihak luar, serta meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pembagian sisa hasil usaha (SHU).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....