KPU Buleleng Gencarkan Edukasi Pemilih Pemula di di SMK Bali Mandara Singaraja
- 01 Mei 2026 11:11 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Buleleng terus menggencarkan pendidikan pemilih dengan menyasar kalangan pelajar sebagai pemilih pemula. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih di SMK Negeri Bali Mandara pada Kamis 30 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini di kalangan generasi muda.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan sambutan Kepala SMK Negeri Bali Mandara, Ketut Susila Widiarsana. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran KPU Kabupaten Buleleng yang telah memberikan ruang edukasi politik bagi para siswa. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan penting bagi siswa terkait demokrasi dan kepemiluan yang akan mereka hadapi ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh siswa untuk mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh perhatian. Menurutnya, pemahaman mengenai demokrasi tidak hanya penting secara teori, tetapi juga menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat. “Pengetahuan ini akan sangat berguna ketika siswa nantinya menjadi bagian dari masyarakat yang aktif dalam menentukan arah pembangunan,” katanya.
Sosialisasi menghadirkan Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Buleleng, Putu Arya Suarnata sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang melibatkan rakyat secara langsung dalam pengambilan keputusan. “Demokrasi adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, sehingga partisipasi menjadi kunci utama keberhasilannya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, pelajar tidak boleh apatis terhadap isu-isu politik yang berkembang di masyarakat. “Anak muda harus berani peduli dan terlibat, karena masa depan demokrasi ada di tangan kalian sebagai pemilih pemula,” ucapnya.
Dalam materi yang disampaikan, Putu Arya juga menjelaskan secara rinci mengenai proses kepemiluan. Ia memaparkan syarat menjadi pemilih, pihak-pihak yang dipilih dalam pemilu dan pilkada, hingga tahapan-tahapan yang harus dilalui. “Dengan memahami proses ini, diharapkan kalian tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi asas pemilu LUBER JURDIL, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Ia juga mengajak siswa untuk mengenali visi, misi, serta rekam jejak calon yang akan dipilih. “Jangan mudah terpengaruh oleh politik uang, hoaks, dan ujaran kebencian karena hal tersebut dapat merusak kualitas demokrasi,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X dan XI dari berbagai program keahlian, seperti Desain Permodelan Informasi Bangunan, Teknik Jaringan Komputer, dan Teknik Otomotif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif dalam diskusi yang berlangsung. Interaksi yang terjadi menunjukkan tingginya minat pelajar terhadap isu demokrasi dan kepemiluan.
Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Buleleng berharap dapat membentuk karakter pemilih pemula yang cerdas dan kritis. Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu. “Kami berharap siswa dapat memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu ke depan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....