Mengapa Cuaca saat Ini Tidak Menentu? Sudah Masuk Kemarau tetapi Hujan
- 30 Apr 2026 10:00 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Buleleng – Di Buleleng cuaca saat ini tidak menentu, meskipun akan memasuki Bulan Mei, kerap kali hujan deras masih mengguyur wilayah ini. Beberapa wilayah di Indonesia juga merasakan hal yang sama.
Seharusnya masuk musim kemarau, namun mengapa curah hujan tinggi? Mengapa cuaca saat ini tidak menentu dan tidak terprediksi?
Cuaca bisa sangat panas ekstrem, namun setelah itu hujan deras. Hal ini mempengaruhi kehidupan sehari-hari, resiko gagal panen dan memperbesar potensi bencana alam.
Hal ini membuat adanya istilah baru yaitu “kemarau basah” yaitu munculnya hujan masih turun di musim kemarau. Dikutip dari gaw-bariri.bmkg, dalam buku “Sosiologi Lingkungan Hidup” karya Suharko bahwa anomaly cuaca seperti ini bisa terjadi akibat pemanasan global.
Faktor global seperti fenomena La Nina juga mempengaruhi. La Nina merupakan fenomenda dimana suhu laut di Pasifik Tengah mengalami pendinginan sehingga meningkatkan curah hujan di Indonesia dan wilayah perairan hangat.
Umumnya musim kemarau di Indonesia berlangsung April – Oktober. Saat hujan masih turun meskipun di kalender tersebut itulah disebut kemarau basah yang dipicu karena La Nina, aktivitas atmosfer MJO, gelombang Kelvin dan Rossby.
Tanda-tanda kemarau basah ialah sering terjadi hujan di saat seharusnya musim panas, kelembapan udara tinggi, sungai tidak mengalami kekeringan ekstrem, dan langit sering berawan. Tetap berhati-hati dan menjaga Kesehatan di Tengah cuaca yang tidak menentu yaa! (RRI/Dini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....