Perbaikan Jalan Buleleng Dimulai Mei, Prioritas Jalur Padat

  • 24 Apr 2026 08:39 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng memastikan program perbaikan infrastruktur jalan tahun 2026 segera memasuki tahap pelaksanaan. Pengerjaan fisik direncanakan mulai berlangsung pada Mei 2026 setelah proses tender rampung. Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas pekerjaan lebih optimal setelah berakhirnya musim hujan.

Kepala Dinas PUTR Perkim Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, menyampaikan bahwa waktu pelaksanaan dipilih dengan mempertimbangkan kondisi cuaca. Menurutnya, pengerjaan jalan pada musim hujan berisiko menurunkan kualitas hasil pekerjaan. Oleh karena itu, awal musim kemarau dinilai menjadi waktu paling tepat untuk memulai proyek.

“Sekarang sudah masuk proses tender. Kurang lebih di bulan Mei akan mulai bekerja, supaya kualitas pekerjaan lebih maksimal karena tidak terganggu hujan,” ujarnya pada Rabu, 22 April 2026. Ia menegaskan, kesiapan teknis dan administrasi terus dimatangkan agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar. Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan.

Selain jadwal pelaksanaan, pemerintah juga menetapkan sejumlah wilayah prioritas dalam perbaikan jalan. Fokus utama berada di jalur padat dalam kota yang memiliki beban kendaraan tinggi. Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah Jalan Patimura yang selama ini dilalui kendaraan berat seperti truk.

“Yang pertama kita tangani di dalam kota, seperti Jalan Patimura karena bebannya sudah berat dan kondisinya rusak. Selain itu, perbaikan juga dilakukan di beberapa kecamatan seperti Kubutambahan, Seririt, Banjar, dan Sawan,” jelasnya. Ia menambahkan, di Kecamatan Sawan juga akan dilakukan penanganan terhadap dua jembatan.

Pemerintah daerah juga menargetkan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Buleleng. Penanganan jalan tidak hanya terfokus di pusat kota, tetapi juga menjangkau daerah pinggiran. Kecamatan Gerokgak dan wilayah lainnya turut menjadi bagian dari program perbaikan secara bertahap.

Menurut Adiptha, pendekatan pemerataan ini penting untuk mendorong konektivitas antarwilayah. Infrastruktur jalan yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa. Dengan demikian, dampak ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan dan kesabaran masyarakat juga diharapkan selama proses pengerjaan berlangsung. Dengan perbaikan yang terarah dan terencana, kualitas infrastruktur jalan di Buleleng diharapkan semakin meningkat ke depannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....