Pemulihan Pascabanjir di Desa Banjar Capai 80 Persen, Pembersihan dan Relokasi
- 23 Apr 2026 06:16 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Pemulihan Pascabanjir
- Desa Banjar
- Capai 80 Persen
- Pembersihan dan Relokasi
RRI.CO.ID, Singaraja — Upaya penanganan pascabanjir bandang yang melanda Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, terus dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, pemerintah desa mencatat proses pemulihan telah mencapai sekitar 80 persen, khususnya dalam penanganan sampah dan material sisa banjir.
Perbekel Desa Banjar, Ida Bagus Dedy Suyasa, menyampaikan bahwa pembersihan material seperti kayu gelondongan, bambu, dan lumpur dilakukan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta tim BPBD.
“Penanganan sudah berjalan kurang lebih 80 persen. Kami dibantu oleh provinsi, kabupaten, serta BPBD yang sejak awal terus berupaya maksimal membantu masyarakat terdampak,” ujarnya.
Banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak pada sedikitnya lima dusun. Selain merusak infrastruktur dan permukiman, bencana ini juga menyisakan persoalan lingkungan berupa tumpukan sampah di sejumlah titik, termasuk di kawasan pantai.
Pemerintah desa kini memprioritaskan pembersihan di lokasi dengan dampak terparah, termasuk area penemuan korban, sebelum melanjutkan ke wilayah lain. Dua unit alat berat masih dioperasikan untuk mempercepat proses tersebut.
Selain pembersihan, langkah relokasi juga menjadi fokus utama. Empat kepala keluarga yang rumahnya hanyut direncanakan akan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman melalui skema rumah subsidi.
| Baca juga: Diterjang Angin, Rumah Warga Rata Tanah |
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk relokasi. Harapannya warga tidak lagi tinggal di zona rawan,” katanya.
Sementara itu, kebutuhan dasar warga terdampak juga terus diupayakan melalui bantuan dari pemerintah dan donatur. Dana hasil penggalangan masyarakat, termasuk dari kalangan musisi lokal, telah digunakan untuk pengadaan kasur dan kebutuhan lainnya.
Pemerintah desa mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar selama proses pemulihan berlangsung, mengingat keterbatasan alat dan luasnya area terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....