Hadapi Tantangan Digital, Disparbud Jembrana Gelar Pelatihan Konten Kreator
- 22 Apr 2026 20:49 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) resmi menggelar pelatihan pengembangan sumber daya manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif, Rabu 22 April 2026. Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan promosi dan pemasaran berbasis media sosial melalui peran konten kreator.
Pelatihan yang berlangsung hingga Jumat 24 April 2026 tersebut diarahkan untuk melahirkan duta digital yang mampu memperkenalkan potensi wisata Jembrana ke tingkat nasional hingga internasional.
Kegiatan dibuka oleh Bupati Jembrana yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Jembrana. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa media sosial kini menjadi sarana strategis dalam membentuk opini publik sekaligus memperluas jangkauan informasi.
“Pemerintah berkomitmen menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penopang utama ekonomi daerah. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menjadi konten kreator yang inovatif, adaptif, serta tepat sasaran dalam mempromosikan destinasi dan produk lokal,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, A.A. Komang Sapta Negara, menjelaskan pelatihan diikuti 40 peserta. Mereka berasal dari pengelola desa wisata, pengelola daya tarik wisata (DTW), hingga pelaku usaha akomodasi dan kuliner di wilayah Jembrana.
Selama pelatihan, peserta memperoleh berbagai fasilitas pendukung, mulai dari perlengkapan kegiatan, konsumsi, hingga materi dari para narasumber profesional. Selain itu, peserta juga mendapatkan uang saku setelah memenuhi ketentuan administrasi.
Adapun pemateri berasal dari sejumlah pihak, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana yang memberikan materi terkait strategi digital dan penyebaran informasi. Selain itu, pelatihan juga melibatkan praktisi serta akademisi dari Fakultas Pariwisata Universitas Triatma Mulya.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri sejumlah pimpinan perangkat daerah, seperti Bappeda, Inspektorat, BPKAD, Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian, serta Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jembrana.
Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan metode kombinasi. Pada dua hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik di Negara. Sementara pada hari terakhir, peserta dijadwalkan melakukan observasi lapangan ke kawasan wisata Pantai Lovina, Kabupaten Buleleng, guna mengasah kemampuan produksi konten secara langsung.
Kegiatan ini didanai melalui APBD Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas SDM pariwisata yang unggul dan berdaya saing di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....