Jembrana Tuan Rumah Rakor Staf Ahli se-Bali

  • 22 Apr 2026 20:24 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara – Pemerintah Kabupaten Jembrana menjadi tuan rumah Rapat Kerja (Rakor) Staf Ahli Kepala Daerah se-Bali periode April 2026 yang digelar pada Rabu, 22 April 2026. Forum ini dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi lintas daerah dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Jembrana Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, I Komang Agus Adinata. Dalam sambutannya, ia menegaskan peran strategis staf ahli dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang berbasis data serta mampu merespons dinamika pembangunan di daerah.

Rakor yang berlangsung di Restoran Kebun Raya Jagatnatha ini mengusung tema pengendalian fungsi lahan dan daya dukung lingkungan dalam mitigasi bencana. Seluruh staf ahli kepala daerah kabupaten/kota se-Bali hadir untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarwilayah.

Dalam pembahasan, isu alih fungsi lahan menjadi perhatian utama. Tekanan terhadap lahan produktif akibat pembangunan yang tidak terkendali dinilai semakin meningkat dan berpotensi memicu berbagai risiko bencana.

Selain itu, peserta juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan daya dukung lingkungan guna mencegah dampak seperti banjir, tanah longsor, hingga penurunan kualitas lingkungan. Karena itu, kebijakan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Jembrana menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengendalian tata ruang yang berkesinambungan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian ekologi.

Melalui rakor ini, diharapkan lahir sejumlah rekomendasi strategis yang dapat menjadi rujukan pemerintah daerah di Bali dalam mengendalikan alih fungsi lahan sekaligus memperkuat mitigasi bencana.

Pertemuan tersebut juga mempertegas posisi staf ahli sebagai pengkaji sekaligus pemberi masukan kebijakan yang adaptif, solutif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....