Kartini Zaman Now Berani Bersuara Tetap Berdharma

  • 21 Apr 2026 11:13 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja: Semangat Kartini tidak pernah lekang oleh waktu. Jika dulu perjuangan emansipasi perempuan dilakukan melalui surat dan pemikiran yang terbatas, kini perempuan memiliki ruang yang jauh lebih luas untuk menyuarakan gagasan. Di era digital, perempuan bisa berbicara melalui berbagai platform, dari media sosial hingga ruang publik yang semakin terbuka. Namun, menjadi Kartini zaman now tidak cukup hanya berani bersuara. Ada satu hal penting yang harus tetap dijaga, yaitu dharma atau nilai kebenaran yang menjadi dasar setiap tindakan. Dalam obrolan Spada bersama Luh Sri Drupadi, ditegaskan bahwa keberanian tanpa dasar hanya akan menjadi suara kosong yang kehilangan arah. “Kartini zaman now itu bukan hanya sekadar berani bersuara, tetapi juga harus berdharma dalam setiap tindakan,” kata Sri Drupadi.

Perjalanan panjang emansipasi perempuan yang diperjuangkan oleh RA Kartini telah membuka banyak pintu kesempatan. Saat ini, perempuan memiliki hak yang sama dalam pendidikan, pekerjaan, bahkan kepemimpinan. Banyak perempuan yang mampu membuktikan diri sebagai sosok yang mandiri, berdaya, dan mampu bersaing di berbagai bidang. Namun, kebebasan ini juga membawa tantangan tersendiri. Ketika perempuan sudah memiliki ruang dan kesempatan, muncul pertanyaan besar: bagaimana cara menggunakan kebebasan itu dengan bijak? “Kemandirian perempuan harus tetap diiringi dengan menjaga nilai-nilai budaya, keluarga, dan dharma,” ujar Luh Sri Drupadi.

Menjadi perempuan di zaman sekarang memang tidak mudah. Ada tuntutan untuk sukses dalam karier, sekaligus tetap menjalankan peran dalam keluarga. Inilah yang sering disebut sebagai peran ganda. Dalam konteks ini, perempuan dihadapkan pada tanggung jawab yang kompleks. Mereka tidak hanya dituntut untuk mandiri secara ekonomi, tetapi juga menjadi pengayom dalam keluarga. Keseimbangan ini menjadi kunci utama dalam menjalani kehidupan sebagai perempuan masa kini. Tanpa keseimbangan, keberhasilan di satu sisi bisa mengorbankan sisi lainnya.

Akhirnya, menjadi Kartini zaman now adalah tentang kesadaran diri. Kesadaran bahwa setiap perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi bagi masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai luhur. Berani bersuara adalah langkah awal, tetapi berdharma adalah fondasi yang harus selalu menyertai. Dengan memegang teguh dharma, perempuan tidak hanya menjadi agen perubahan, tetapi juga penjaga harmoni dalam kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....