Menemukan Makna Hidup di tengah Tren Kekinian
- 16 Apr 2026 10:09 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja: Di era media sosial yang serba cepat, banyak orang berlomba-lomba untuk terlihat bahagia. Feed yang rapi, aktivitas yang seru, hingga gaya hidup yang terlihat menyenangkan sering kali menjadi standar baru. Namun di balik itu, tidak sedikit yang sebenarnya merasa kosong. Dalam obrolan SPADA, Putu Sariada sebagai Penyuluh Agama Hindu mengajak generasi muda untuk kembali melihat hidup dari sudut pandang yang lebih dalam, yaitu melalui dharma.
Putu Sariada menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama rasa kosong adalah karena hidup terlalu berfokus pada kenyamanan. Banyak anak muda yang sebenarnya tahu mana yang benar dan salah, tetapi tetap memilih yang mudah dan menyenangkan. “Anak muda sekarang cenderung memilih yang nyaman karena rasa malas untuk keluar dari zona tersebut,” katanya. Ia menambahkan bahwa pengaruh media sosial juga sangat besar, di mana sensasi seperti likes dan komentar sering kali menjadi tujuan utama, bukan lagi nilai atau makna dari tindakan itu sendiri.
Padahal dalam ajaran Hindu, hidup seharusnya dijalani dengan keseimbangan antara kewajiban dan kebahagiaan. Dharma menjadi penopang utama agar seseorang tidak kehilangan arah. Kejujuran terhadap diri sendiri juga menjadi bagian penting dari dharma, terutama di tengah dunia yang penuh pencitraan. Seseorang perlu berani mengakui kondisi dirinya yang sebenarnya, bukan hanya menampilkan sisi terbaik di depan publik. Dengan begitu, ia bisa memahami apa yang benar-benar dibutuhkan, bukan sekadar mengikuti tren.
Untuk tetap bisa menikmati hidup tanpa kehilangan arah, Putu Sariada menyarankan agar anak muda mulai membangun kebiasaan sederhana, seperti membaca ajaran-ajaran suci dan memahami nilai-nilai kehidupan. Tidak harus langsung dalam jumlah banyak, cukup sedikit demi sedikit namun konsisten. Ia juga mengingatkan agar tidak berlebihan dalam mengejar sesuatu yang di luar kendali. “Kita tidak perlu melakukan hal yang berlebihan untuk mencapai sesuatu yang di luar kendali kita,” ujarnya. Dari situ, generasi muda bisa belajar bahwa hidup bukan hanya tentang terlihat bahagia, tetapi tentang benar-benar menjalani hidup dengan penuh kesadaran dan makna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....