Jegeg Tri Busana Bawa Endek Bali ke Ajang "Persit Bisa 2"
- 16 Apr 2026 06:39 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Denpasar - Industri kreatif berbasis budaya kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional melalui partisipasi UMKM Jegeg Tri Busana dalam ajang “Persit Bisa 2” yang akan digelar di Jakarta pada 7–9 Mei 2026. Keikutsertaan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan wastra Bali kepada masyarakat luas. Selain itu, langkah ini juga mempertegas komitmen pelaku UMKM dalam melestarikan budaya lokal di tengah arus modernisasi.
UMKM Jegeg Tri Busana merupakan binaan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 163 PD IX/Udayana di bawah kepemimpinan Ny. Ayu Agung Hadisaputra. Selama ini, Jegeg Tri Busana dikenal konsisten mengangkat kain endek Bali melalui sentuhan desain modern yang tetap menjaga nilai tradisional. Pendekatan tersebut menjadikan produk mereka mampu diterima oleh berbagai kalangan, baik lokal maupun nasional.
Pemilik Jegeg Tri Busana, Yuni Komang Tri Antara, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam ajang ini bukan sekadar untuk memasarkan produk. Ia menegaskan bahwa misi utama yang dibawa adalah memperkenalkan nilai budaya Bali melalui karya tekstil. “Kami ingin menunjukkan bahwa kain endek bukan hanya warisan budaya, tetapi juga memiliki nilai seni tinggi dan bisa digunakan dalam berbagai kesempatan modern,” ujarnya.
Dalam ajang tersebut, Jegeg Tri Busana akan menampilkan berbagai produk unggulan. Mulai dari kain endek meteran dengan motif khas Bali hingga busana siap pakai seperti kemeja, blazer, dan dress dengan desain elegan. “Kami menyiapkan koleksi terbaik dengan motif eksklusif serta kualitas jahitan yang rapi agar mampu bersaing di tingkat nasional,” tambahnya.
Keunggulan Jegeg Tri Busana terletak pada kemampuannya memadukan keaslian motif tradisional dengan tren fashion masa kini. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang menginginkan produk etnik namun tetap stylish. “Kami terus berinovasi tanpa meninggalkan akar budaya, sehingga endek tetap relevan di tengah perkembangan zaman,” jelasnya.
Persiapan menuju ajang “Persit Bisa 2” juga dilakukan secara matang. Mulai dari pemilihan bahan, proses pewarnaan, hingga finishing produk dilakukan dengan standar kualitas tinggi. “Kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga nyaman digunakan dan memiliki nilai jual yang tinggi,” ungkapnya.
Jegeg Tri Busana sendiri telah berdiri sekitar 13 tahun di Kota Denpasar dan terus berkembang hingga saat ini. Usaha ini didukung oleh delapan tenaga kerja yang terdiri dari penenun, penjahit, dan karyawan toko. Selain itu, Jegeg Tri Busana juga aktif mengikuti berbagai pameran serta tergabung dalam KADIN Provinsi Bali.
Melalui partisipasi dalam ajang nasional ini, Jegeg Tri Busana berharap dapat memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal. Upaya ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam menjaga keberlangsungan industri kreatif berbasis budaya di Bali. “Kami optimistis kehadiran kami di Jakarta dapat membuka peluang baru sekaligus mengangkat nama endek Bali di kancah yang lebih luas,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....