Hindari Gaya Hidup Instan Demi Finansial Lebih Sehat

  • 15 Apr 2026 05:23 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja: Fenomena gaya hidup instan kini menjadi tantangan besar bagi generasi muda dalam mengelola keuangan. Keinginan untuk serba cepat, termasuk dalam mendapatkan uang, sering kali membuat banyak orang tergoda menggunakan pinjaman online atau bahkan mencoba judi online. Seorang akademisi, Agus Gandi Griastana menyoroti bahwa pola pikir seperti ini perlu segera diubah agar tidak menimbulkan dampak jangka panjang yang merugikan.

Menurut Agus, salah satu kesalahan terbesar anak muda adalah menganggap bahwa “yang penting bisa bayar nanti.” Pola pikir ini sangat berbahaya karena dapat mengganggu kestabilan keuangan. “Mindset yang penting bisa bayar nanti itu sangat berbahaya karena bisa merusak arus kas keuangan,” katanya. Ketika seseorang terbiasa membeli sesuatu tanpa perhitungan, maka penghasilan yang belum diterima pun sudah habis terlebih dahulu. Hal ini membuat seseorang sulit memenuhi kebutuhan dasar dan rentan kembali berutang.

Selain itu, pengaruh lingkungan dan media sosial juga berperan besar dalam membentuk kebiasaan finansial. Banyak anak muda merasa harus mengikuti gaya hidup teman atau tren yang sedang viral, meskipun sebenarnya tidak sesuai dengan kemampuan mereka. Agus menekankan pentingnya kemampuan untuk memilah dan memilih, baik dalam pergaulan maupun dalam konsumsi informasi. Kesadaran diri menjadi kunci agar tidak mudah terpengaruh oleh tekanan sosial yang justru merugikan diri sendiri.

Untuk keluar dari jeratan finansial, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyadari masalah dan mencari solusi yang tepat. Agus menyarankan agar seseorang tidak ragu berkonsultasi dengan ahli keuangan atau financial planner untuk mendapatkan arahan yang jelas. “Jika sudah terjebak, segera cari bantuan agar bisa didiagnosa dan ditemukan solusi terbaik,” ujarnya. Dengan memperbaiki pola pikir, membangun kebiasaan mencatat keuangan, serta menyiapkan dana darurat, generasi muda dapat perlahan keluar dari masalah dan membangun masa depan finansial yang lebih sehat dan stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....