Makna Sabuh Mas Hari Syukur Kekayaan Umat Hindu

  • 06 Apr 2026 15:20 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja: Hari Sabuh Mas merupakan salah satu hari suci yang dirayakan umat Hindu, khususnya di Bali, yang jatuh pada Anggara (Selasa) Wage Wuku Sinta. Perayaan ini masih menjadi bagian dari rangkaian hari suci setelah Hari Saraswati, bersama dengan Banyu Pinaruh dan Soma Ribek. Jika Saraswati dimaknai sebagai turunnya ilmu pengetahuan, Banyu Pinaruh sebagai penyucian diri, dan Soma Ribek sebagai wujud syukur atas pangan, maka Sabuh Mas hadir sebagai simbol rasa syukur atas kekayaan dan kesejahteraan materi. Rangkaian ini menunjukkan bahwa kehidupan yang seimbang tidak hanya membutuhkan ilmu dan ketenangan batin, tetapi juga kecukupan secara materi yang diperoleh dengan cara yang benar.

Pada Hari Sabuh Mas, umat Hindu memuja Ida Sang Hyang Widhi dalam manifestasi-Nya sebagai Sang Hyang Mahadewa. Pemujaan ini merupakan ungkapan bhakti dan rasa terima kasih atas segala bentuk kekayaan yang dimiliki, seperti emas, perak, permata, serta berbagai harta benda lainnya. Kekayaan dalam konteks ini tidak semata-mata diartikan sebagai materi berlimpah, tetapi juga sebagai sarana untuk menunjang kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat. Oleh karena itu, persembahyangan pada hari ini sering dikaitkan dengan tempat penyimpanan harta atau benda berharga sebagai simbol penghormatan terhadap anugerah yang telah diberikan oleh Tuhan.

Lebih dari sekadar ritual, Sabuh Mas mengandung pesan filosofis yang mendalam tentang cara manusia memandang dan mengelola kekayaan. Dalam ajaran Hindu, kekayaan tidak boleh diperoleh dengan cara yang menyimpang dari dharma atau kebenaran. Justru sebaliknya, harta benda seharusnya menjadi hasil dari penerapan ilmu pengetahuan yang benar dan digunakan untuk tujuan yang baik. Dengan kata lain, Sabuh Mas menjadi pengingat bahwa kesejahteraan materi harus berjalan seiring dengan nilai-nilai spiritual dan etika. Tanpa landasan dharma, kekayaan justru dapat membawa dampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain.

Melalui perayaan Sabuh Mas, umat Hindu diajak untuk merefleksikan kembali makna kekayaan dalam kehidupan. Apakah harta yang dimiliki sudah diperoleh dengan cara yang benar? Apakah sudah dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat? Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi penting agar manusia tidak terjebak dalam keserakahan atau gaya hidup berlebihan. Sabuh Mas mengajarkan bahwa keseimbangan antara ilmu, spiritualitas, dan materi adalah kunci kehidupan yang harmonis. Dengan menjadikan dharma sebagai dasar, kekayaan tidak hanya menjadi simbol kemewahan, tetapi juga sarana untuk berbagi, membantu sesama, dan menciptakan kehidupan yang lebih bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....