Waspada Vape, BNNK Buleleng Ingatkan Ancaman Tersembunyi

  • 04 Apr 2026 08:04 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai tren penggunaan vape yang kini semakin marak, termasuk di wilayah pedesaan. Fenomena ini dinilai tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkotika. Masyarakat diminta lebih kritis terhadap perkembangan gaya hidup yang berisiko bagi kesehatan.

Kepala BNNK Buleleng, Komang Yuda Mudianto pada Sabtu, 4 April 2026, menegaskan bahwa perkembangan tren vape terjadi sangat cepat dan telah menjangkau berbagai kalangan. Bahkan, kondisi ini cukup mengejutkan karena penggunaannya sudah meluas hingga ke desa-desa. Hal tersebut menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi yang perlu diantisipasi sejak dini.

Menurutnya, banyak masyarakat yang menganggap vape lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Padahal, anggapan tersebut belum tentu benar, terutama dari sisi kesehatan. Ia menyebutkan bahwa persepsi aman inilah yang justru berpotensi menyesatkan masyarakat.

“Perkembangan vape ini sangat cepat, bahkan di desa-desa sudah banyak yang menggunakan. Dibilang enak karena baunya tidak menyebar, tapi justru itu yang bahaya,” ujarnya. Ia menambahkan, informasi dari tenaga medis juga menunjukkan bahwa penggunaan vape tetap memiliki risiko kesehatan meskipun tidak dicampur zat berbahaya.

Lebih lanjut, Yuda menekankan bahwa risiko akan semakin tinggi jika vape dicampur dengan zat kimia berbahaya atau narkotika. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak serius bagi tubuh karena zat tersebut langsung masuk ke dalam sistem pernapasan. Hal inilah yang menjadi perhatian serius BNNK dalam upaya pencegahan.

“Yang normal saja sudah berbahaya, apalagi kalau dicampur dengan bahan kimia narkotika. Itu yang harus benar-benar diwaspadai oleh masyarakat,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa kandungan kimia dalam vape berpotensi merusak jaringan tubuh jika digunakan secara terus-menerus.

BNNK Buleleng pun mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif mengawasi anak-anak dan generasi muda. Edukasi terkait bahaya vape dan narkotika perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tidak terjebak dalam tren yang merugikan. Peran keluarga dinilai sangat penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif.

Dengan meningkatnya tren penggunaan vape, masyarakat diharapkan tidak lengah dan tetap waspada terhadap berbagai potensi penyalahgunaan. BNNK menegaskan komitmennya untuk terus melakukan sosialisasi dan pencegahan secara menyeluruh. Upaya ini diharapkan mampu menekan risiko penyalahgunaan narkotika yang semakin kompleks.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....