Bus-Truk Masuk Gang, Warga Gilimanuk Protes
- 03 Apr 2026 14:37 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Warga Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, melayangkan protes atas penggunaan gang permukiman sebagai jalur alternatif kendaraan besar menuju Pelabuhan Gilimanuk, Rabu 1 April 2026 malam.
Keluhan disampaikan langsung kepada Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadi Kusuma. Warga menilai keberadaan bus dan truk yang melintas di gang sempit sangat membahayakan serta tidak sesuai peruntukannya.
Menurut warga, gang di kawasan padat penduduk tersebut hanya layak dilalui kendaraan kecil seperti sepeda motor dan mobil pribadi. Namun, akibat kemacetan di jalur utama menuju pelabuhan dalam beberapa hari terakhir, kendaraan besar justru memaksakan diri melintas.
“Gang ini berada di tengah permukiman dan ukurannya sempit. Kalau dilalui bus dan truk tentu berisiko dan bisa merusak,” ujar Tony menyampaikan aspirasi warga, Kamis 2 April 2026.
Dampak yang ditimbulkan tidak hanya pada kerusakan badan jalan, tetapi juga gangguan terhadap fasilitas umum seperti kabel listrik dan jaringan internet yang posisinya rendah. Kerusakan dilaporkan terjadi sejak Selasa malam hingga Rabu malam. Kondisi tersebut memicu reaksi warga hingga melakukan aksi penutupan akses gang untuk mencegah kendaraan besar kembali melintas sebagai jalan pintas menuju pelabuhan.
Warga menegaskan tidak mempermasalahkan kendaraan kecil yang melintas, namun menolak keras jika gang digunakan oleh bus dan truk.
Lurah Gilimanuk menegaskan, penggunaan gang tersebut bukan kebijakan resmi pemerintah, melainkan inisiatif oknum sopir yang mencari jalur lebih cepat. Pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penertiban.
“Kami sudah memanggil perwakilan pengurus bus untuk menindaklanjuti keluhan warga dan memastikan kejadian ini tidak terulang,” katanya.
Ia menambahkan, gang permukiman tidak diperuntukkan bagi kendaraan berukuran besar karena berpotensi merusak fasilitas umum dan mengganggu keselamatan warga.
Setelah adanya protes, kendaraan bus dan truk tidak lagi melintasi gang sejak Selasa malam. Hingga Kamis 2 April 2026 pagi, antrean kendaraan terpantau kembali terpusat di jalur utama menuju Pelabuhan Gilimanuk.
“Saat ini antrean sudah di jalan utama, tidak ada lagi kendaraan besar masuk gang,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....