Harga Bapok Stabil, Pemkab Buleleng Pastikan Pasokan Aman
- 01 Apr 2026 09:10 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (DagperinkopUKM) memastikan harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional relatif stabil. Meski demikian, beberapa komoditas masih tercatat berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Berdasarkan data pemantauan harga di Pasar Anyar dan Pasar Banyuasri per Selasa 31 Maret 2026, sejumlah kebutuhan pokok tercatat dengan harga sebagai berikut, beras medium berkisar Rp11.400–Rp14.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp18.000 per liter, minyak goreng kemasan Rp22.000 per liter, serta Minyakita Rp15.700 per liter.
Selain itu, harga bahan pokok lainnya seperti daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram dan telur ayam ras sekitar Rp30.400 per kilogram. Sementara itu, bawang merah berkisar Rp34.000–Rp39.000 per kilogram dan bawang putih sekitar Rp39.000 per kilogram.
Kepala Dinas DagperinkopUKM Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di pasar. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.
“Kami terus melakukan pemantauan harga dan memastikan distribusi berjalan lancar. Secara umum harga masih relatif stabil, meskipun ada beberapa komoditas yang masih di atas HET,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga terus berupaya menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Secara umum, komoditas kebutuhan pokok di Buleleng masih dalam kondisi terkendali. Meski terdapat beberapa fluktuasi harga, kondisi tersebut dinilai tidak berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasar.
Ia juga menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga kondisi ekonomi tetap kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....