Arus Balik Lebaran Ketapang–Gilimanuk Turun di H+6 2026
- 29 Mar 2026 17:56 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Jawa–Bali mulai menunjukkan tren penurunan pada H+6. Data Posko Angkutan Lebaran mencatat pergerakan penumpang dan kendaraan tidak setinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini terlihat dari aktivitas di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk selama 24 jam pada 28 Maret 2026.
Berdasarkan data Posko Ketapang, tercatat sebanyak 208 trip kapal beroperasi dalam periode pukul 00.00 hingga 23.59 WIB. Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 49.523 orang. Angka tersebut turun 12,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 56.539 orang.
Penurunan juga terjadi pada kendaraan roda dua dan roda empat. Kendaraan roda dua tercatat 8.925 unit atau turun 15 persen dari tahun lalu, sementara kendaraan roda empat mencapai 5.513 unit atau turun 13 persen. Di sisi lain, truk mengalami kenaikan menjadi 998 unit atau naik 10,2 persen, sedangkan bus turun menjadi 345 unit atau berkurang 11,1 persen.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+6 tercatat 15.781 unit. Jumlah ini turun 12,9 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 18.127 unit. Sementara itu, akumulasi penumpang sejak H-10 hingga H+6 mencapai 512.155 orang atau turun 4,1 persen, dan total kendaraan tercatat 135.256 unit atau turun 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
| Baca juga: Antrean ke Pelabuhan Gilimanuk Mengular |
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, mengatakan pihaknya terus memantau pergerakan arus balik di lintasan utama Jawa–Bali. Ia menegaskan bahwa layanan operasional tetap dijalankan optimal untuk menjaga kelancaran penyeberangan. “Kami memastikan layanan tetap berjalan optimal dengan pengaturan jadwal kapal dan kesiapan armada, sehingga arus balik dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, dari arah Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk, tercatat 201 trip kapal pada periode yang sama. Jumlah penumpang mencapai 24.781 orang atau turun 2,3 persen dibandingkan tahun lalu. Namun, kendaraan roda dua justru meningkat menjadi 1.882 unit atau naik 24,5 persen, sementara roda empat turun menjadi 2.615 unit.
Untuk kendaraan angkutan barang, truk tercatat naik menjadi 1.199 unit atau meningkat 12,1 persen. Sebaliknya, bus turun menjadi 349 unit atau berkurang 11 persen dibandingkan periode sebelumnya. Total kendaraan dari Bali ke Jawa pada H+6 mencapai 6.045 unit atau naik 2,8 persen dibandingkan tahun lalu.
Secara kumulatif, pergerakan dari Bali ke Jawa sejak H-10 hingga H+6 mencatat 702.387 penumpang atau naik 0,8 persen. Total kendaraan mencapai 212.834 unit atau meningkat 2,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data ini menunjukkan arus balik tetap berjalan, meski dengan pola pergerakan yang berbeda di masing-masing arah lintasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....