Tabrakan Maut Singaraja–Gilimanuk, Dua Remaja Meninggal Dunia
- 29 Mar 2026 17:48 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur utama Singaraja–Gilimanuk, Buleleng, Bali. Peristiwa ini mengakibatkan dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat tabrakan frontal. Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 23.20 Wita.
Peristiwa terjadi di Jalan Raya Singaraja–Gilimanuk KM 61.000, tepatnya di Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak. Jalur ini dikenal sebagai salah satu akses utama dengan arus kendaraan yang cukup padat, terutama pada malam hari. Kecelakaan ini menambah daftar insiden lalu lintas di kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan dua sepeda motor, yakni Yamaha NMAX DK-4325-UCA yang dikendarai Putu Agus Krisnawan (28) dan Yamaha Jupiter MX yang dikendarai I Kadek Dikha Merta Adi Semara (17). Saat itu, pengendara Jupiter MX berboncengan dengan Wayan Ari Mustika (16).
Kasi Humas Polres Buleleng, Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan kronologi awal kejadian berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara. Ia menyebut kecelakaan diduga dipicu oleh manuver mendahului kendaraan di depan tanpa memperhatikan arus berlawanan.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, pengendara Yamaha NMAX yang datang dari arah barat ke timur diduga mengambil haluan terlalu ke kanan saat mendahului kendaraan di depannya, tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan depan lawan depan tidak dapat dihindari. Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah.
Akibat kejadian tersebut, Putu Agus Krisnawan mengalami cedera kepala berat. Ia sempat mendapat penanganan di Puskesmas Gerokgak II sebelum dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 01.08 Wita. Sementara itu, I Kadek Dikha Merta Adi Semara mengalami cedera kepala berat disertai patah tulang leher dan dinyatakan meninggal dunia lebih dahulu sekitar pukul 00.50 Wita.
Penumpang Jupiter MX, Wayan Ari Mustika, mengalami patah tulang pada kaki kanan. Korban sempat dirawat di Puskesmas Gerokgak II sebelum dirujuk ke RSUD Singaraja untuk penanganan lebih lanjut. Kondisi korban masih dalam perawatan intensif.
Polisi juga mengungkap bahwa ketiga korban tidak menggunakan helm saat kejadian. Kondisi ini dinilai memperparah dampak benturan yang terjadi. Faktor keselamatan menjadi perhatian dalam peristiwa ini.
“Faktor keselamatan menjadi perhatian serius dalam kasus ini. Kami turut berduka cita dan mengimbau masyarakat, khususnya pengendara roda dua, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm, serta tidak melakukan manuver berbahaya seperti mendahului tanpa perhitungan,” kata IPTU Yohana.
Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Laka Lantas Polsek Gerokgak, Polres Buleleng. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk mengutamakan keselamatan di jalan raya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....