Ratih Krisnandari Putri Pimpin HIPMI Buleleng, Fokus Gerakkan Ekonomi Daerah

  • 28 Mar 2026 18:36 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XII BPC HIPMI Kabupaten Buleleng yang digelar di The Grand Villandra Hotel and Resort, Sabtu 28 Maret 2026, menjadi titik penting dalam arah baru organisasi pengusaha muda di daerah tersebut. Forum ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menentukan kepemimpinan baru yang diharapkan membawa perubahan nyata bagi perekonomian daerah.

Dalam forum tersebut, I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri resmi terpilih sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Buleleng periode 2026–2029. Terpilihnya Ratih dinilai menjadi bagian dari upaya regenerasi kepemimpinan di tubuh HIPMI yang menekankan peran aktif pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperluas kontribusi organisasi di tengah tantangan ekonomi yang dinamis.

Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Muscab. Ia menilai HIPMI memiliki posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peran pengusaha muda yang inovatif. Pemerintah daerah, menurutnya, membuka ruang kerja sama yang lebih luas untuk memperkuat peran tersebut.

“HIPMI ini diisi anak-anak muda yang penuh inovasi dan kreativitas. Ke depan, sinergi dengan pemerintah harus terus diperkuat agar mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sutjidra menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengusaha muda melalui berbagai program. Dukungan tersebut meliputi pelatihan, pendampingan usaha, hingga fasilitasi perizinan yang lebih mudah. Kolaborasi lintas perangkat daerah juga akan diperkuat untuk menjawab tantangan yang dihadapi pelaku usaha, khususnya di sektor UMKM.

Ketua Umum terpilih, I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri, mengusung visi “Create Impact, Lead Movement” sebagai arah kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa pengusaha tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus memberikan dampak bagi lingkungan sekitar. Peran pengusaha dalam menciptakan lapangan kerja dinilai menjadi kunci dalam memperkuat ekonomi daerah.

“Sebagai pengusaha, kita harus memberikan dampak positif, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi karyawan dan masyarakat luas. Dari sana lahir kepedulian sosial hingga kontribusi nyata melalui berbagai program,” ungkapnya.

Salah satu program yang akan dijalankan adalah HIPMI Business Mentoring yang ditujukan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha pemula. Program ini menyediakan pendampingan dan bimbingan dalam membangun usaha dari tahap awal. Selain itu, HIPMI Buleleng juga akan memperkuat HIPMI Perguruan Tinggi melalui kerja sama dengan kampus untuk menumbuhkan kewirausahaan sejak dini.

Di sisi lain, Ketua Umum BPD HIPMI Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih, mendorong kepengurusan baru untuk meningkatkan jumlah anggota. Dari 61 anggota saat ini, ditargetkan meningkat hingga 150 anggota dalam waktu dekat. Ia juga menekankan pentingnya adaptasi di tengah kondisi ekonomi global yang berdampak pada sektor pariwisata Bali.

“Mari kita bangun sinergi yang kuat antara pengusaha dan pemerintah. Pengusaha butuh dilayani dan difasilitasi, bukan dihakimi. Dengan kolaborasi yang baik, kita optimis ekonomi Buleleng akan bangkit dan berkembang,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan baru dan dukungan berbagai pihak, HIPMI Buleleng diharapkan dapat memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan pengusaha muda yang siap menghadapi tantangan serta mampu memberikan kontribusi yang terukur bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....