Arus Balik Ketapang ke Gilimanuk Meningkat, Layanan Tetap Lancar

  • 23 Mar 2026 19:49 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Gilimanuk - Arus balik Lebaran 2026 dari Jawa ke Bali melalui lintasan Ketapang–Gilimanuk mulai meningkat pada Senin 23 Maret 2026 atau H+2 Lebaran. Peningkatan ini terlihat dari jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Meski terjadi kenaikan trafik, operasional penyeberangan tetap berjalan lancar dan terkendali.

Pergerakan arus balik terpantau mulai naik sejak akhir pekan. Kendaraan yang datang dari arah Jawa menuju Bali terus berdatangan dengan pola yang relatif merata. Kondisi tersebut membuat antrean di pelabuhan masih dalam batas wajar tanpa terjadi penumpukan signifikan.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan pada puncak arus balik. Ia menyebut puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Kamis (26/3/2026) hingga Sabtu 28 Maret 2026.

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak, sehingga perjalanan tetap nyaman tanpa harus menghadapi antrean,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pengguna jasa wajib membeli tiket secara mandiri melalui platform digital Ferizy. Selain itu, masyarakat diminta memastikan waktu kedatangan di pelabuhan sesuai dengan jadwal yang tertera pada tiket.

“Kini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Pengguna jasa wajib membeli tiket melalui Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60. Hindari pembelian melalui calo atau agen tidak resmi untuk mencegah potensi kerugian,” tegasnya.

Dari sisi operasional, General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, memastikan peningkatan arus balik dari Jawa ke Bali masih dapat diakomodasi dengan baik. Ia menyebut kapasitas layanan dan jumlah armada masih mencukupi untuk melayani lonjakan trafik.

“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan yang merata membuat proses bongkar muat kapal berlangsung cepat dan efisien tanpa hambatan berarti,” jelas Arief.

Data operasional mencatat, dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang pada Minggu (22/3/2026) atau Hari H, terdapat 162 trip kapal dengan total 26.424 penumpang. Kendaraan roda dua menjadi penyumbang terbesar dengan 3.713 unit atau meningkat 37,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, kendaraan logistik juga mengalami kenaikan signifikan dengan 288 unit atau meningkat 64,6 persen. Sementara kendaraan roda empat tercatat sebanyak 3.320 unit dan bus 219 unit, dengan total kendaraan mencapai 7.540 unit atau tumbuh 4,2 persen.

Sebagai pembanding, arus dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk juga mengalami peningkatan, namun tidak sebesar arah sebaliknya. Tercatat 156 trip kapal dengan total 23.929 penumpang dan 7.377 unit kendaraan, yang masih dapat dilayani dengan baik oleh sistem operasional yang ada.

ASDP memastikan seluruh layanan penyeberangan tetap berjalan normal dengan dukungan armada dan pengaturan jadwal yang adaptif. Masyarakat diimbau tetap disiplin mengikuti aturan perjalanan dan memanfaatkan layanan resmi agar arus balik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....