Transisi Waktu Pelaksanaan Tawur Menjelang Nyepi

  • 18 Mar 2026 10:47 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Pelaksanaan upacara Pengerupukan bukan sekadar ritual keramaian pengarakan ogoh-ogoh.

Secara konseptual, momen ini merupakan transisi vital untuk menyucikan Bhuana Agung dan Bhuana Alit sebelum umat Hindu memasuki masa sunyi Catur Brata Penyepian.

Waktu peralihan atau transisi waktu menjadi kunci utama dalam prosesi pembersihan semesta ini.

Ritual Pengerupukan yang dilaksanakan tepat sehari sebelum Nyepi memiliki esensi pembersihan total.

Fokus utamanya adalah menetralisir energi negatif agar alam semesta kembali ke titik nol yang suci.

Bidang Pendidikan Agama Hindu PHDI Kabupaten Buleleng, Jro Mangku Ketut Rupa mengatakan bahwa pemilihan waktu pelaksanaan Tawur Sasih Kesanga saat tajeg surya atau dari Siang menuju Sore dan Sandikala atau Sore hari menuju malam.

Menurutnya, Sandi Kala adalah ruang waktu paling tepat untuk melaksanakan upacara penyucian.

Secara konseptual, Pengerupukan adalah upaya penyucian Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Kita mengusahakan pelaksanaannya pada saat Salikaon atau Sandi Kala, yaitu peralihan waktu antara sore dan malam hari.

“Inilah waktu yang paling tepat untuk memohon agar segala kekuatan negatif kembali ke asalnya," ujar Jro Mangku Ketut Rupa.

Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa kondisi alam yang suci lahir dan batin merupakan syarat mutlak sebelum umat melaksanakan Catur Brata Penyepian.

Ritual ini berkaitan erat dengan sistem kesucian semesta yang harus dipastikan hening dan bersih terlebih dahulu.

“Catur Brata Penyepian dilaksanakan pada saat alam semesta sudah dalam keadaan suci dan hening. Setelah prosesi Pengerupukan dan pemberian Tirta Gocara, barulah umat siap melaksanakan brata dengan kondisi lahir batin yang bersih,” ujarnya.

Dengan tuntasnya ritual di ambang malam tersebut, diharapkan pada keesokan harinya, tidak ada lagi riuh rendah aktivitas manusia.

Alam diberikan ruang untuk bernapas, sementara manusia masuk ke dalam relung batin untuk melakukan kontemplasi dalam kesucian total.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....