Festival Budaya Rare Bali School VII Tanamkan Nilai Budaya Sejak Dini
- 16 Mar 2026 18:49 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Rare Bali School kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Festival Budaya Rare Bali School VII Tahun 2026 sebagai upaya menanamkan nilai-nilai budaya Bali kepada anak-anak sejak usia dini. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Karakter Berlandaskan Budaya Luhur Bali dan Melestarikan Jati Diri.”
Festival Budaya Rare Bali School merupakan kegiatan pendidikan berbasis budaya yang melibatkan anak-anak, guru, orang tua, serta masyarakat. Melalui berbagai pertunjukan seni, lomba, dan kegiatan edukatif, festival ini diharapkan mampu memperkenalkan serta melestarikan warisan budaya Bali kepada generasi muda.
Rangkaian kegiatan Festival Budaya Rare Bali School VII dilaksanakan selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Maret 2026 di Singaraja. Kegiatan diawali dengan pawai ogoh-ogoh pada Jumat 13 Maret 2026 dengan rute dari GOR Bhuana Patra, Jalan Udayana, hingga Taman Kota Singaraja.
Pada hari kedua, Sabtu 14 Maret 2026, kegiatan dilanjutkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno dengan berbagai penampilan seni budaya dari anak-anak Rare Bali School. Kegiatan tersebut di antaranya penampilan baleganjur, tari kreasi, pertunjukan seni tradisional anak-anak, lomba karaoke lagu anak Bali, serta fashion show busana adat Bali yang melibatkan orang tua dan anak.
Puncak kegiatan digelar pada Minggu 15 Maret 2026, dengan berbagai pertunjukan budaya seperti Tari Pendet kolosal, penampilan baleganjur Rare Bali School, serta Tari Gopala. Selain itu, juga digelar sejumlah lomba budaya seperti Lomba Jegeg Bagus Rare dan Lomba Baleganjur yang diikuti oleh peserta dari luar sekolah.
Kepala Sekolah Rare Bali School, Ni Komang Anggrayeni mengatakan festival budaya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk memahami budaya mereka sejak dini.
“Festival ini merupakan laboratorium hidup bagi anak-anak untuk belajar tentang toleransi, apresiasi, dan identitas diri. Di tengah arus globalisasi yang begitu kuat, mengenal dan mencintai budaya sendiri adalah langkah penting untuk menjaga jati diri,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Rare Bali School berharap festival budaya dapat menjadi wadah kolaborasi yang menginspirasi masyarakat serta ekosistem pendidikan anak usia dini di Bali untuk terus mengembangkan pendidikan berbasis budaya.
Rare Bali School sendiri merupakan lembaga pendidikan anak usia dini di bawah naungan Kiddy Bali Foundation yang berkomitmen mengembangkan pendidikan berbasis karakter, budaya, dan kreativitas bagi anak-anak di Bali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....