Pascabanjir Banjar, BPBD Buleleng Salurkan 327 Ribu Liter Air Bersih

  • 15 Mar 2026 09:35 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan langkah cepat dalam menangani dampak banjir yang melanda wilayah Kecamatan Banjar. Salah satu prioritas penanganan adalah memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Hingga 12 Maret 2026, tercatat sebanyak 327.200 liter air bersih telah disalurkan kepada warga di sejumlah banjar dinas yang terdampak banjir bandang. Distribusi air bersih dilakukan secara intensif sebagai respons atas kerusakan jaringan pipa air akibat terjangan banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan penyaluran air bersih akan terus dilakukan hingga proses perbaikan jaringan pipa air selesai dilaksanakan.

“Penyaluran air bersih akan terus kami lakukan sampai jaringan pipa yang rusak dapat diperbaiki sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Ia menjelaskan distribusi air bersih dilakukan melalui sinergi berbagai instansi pemerintah dan lembaga kemanusiaan. Di antaranya Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, Palang Merah Indonesia Kabupaten Buleleng, BPBD Kabupaten Buleleng, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta BPBD Provinsi Bali.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor tersebut sangat membantu dalam mempercepat penyaluran bantuan air bersih ke berbagai wilayah terdampak.

“Melalui koordinasi lintas sektor ini, pendistribusian air bersih dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak secara cepat dan merata,” ucapnya.

Adapun sejumlah wilayah yang telah menerima distribusi air bersih di antaranya Banjar Dinas Sekar, Ambengan, Santal, Dauh Margi, Dangin Margi, Tengah, Tangeb, Menasa, Corot, Tampekan, Abian, Siwa, dan Mayong. Selain itu, distribusi juga dilakukan di sejumlah fasilitas umum seperti SDN 8 Banjar, Pura Subak Tanah Barak, serta kawasan Jembatan Tukad Tampekan.

Proses distribusi air bersih dilakukan menggunakan armada tangki air yang secara bergantian mengisi penampungan air di titik-titik yang telah ditentukan. Warga kemudian dapat mengambil air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Suyasa menambahkan koordinasi juga dilakukan bersama perangkat desa dan relawan setempat untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Selain itu, berbagai elemen masyarakat turut menunjukkan solidaritas dengan menyalurkan bantuan logistik serta membantu proses distribusi bantuan bagi warga terdampak banjir.

Ia mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana di Kecamatan Banjar. Sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, relawan, serta masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.

Suyasa juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan aparat desa dan petugas di lapangan selama proses penanganan bencana berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....