Wabup Buleleng Ajak Warga Jaga Harmoni Nyepi dan Idul Fitri
- 14 Mar 2026 09:36 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keharmonisan dan saling menghormati dalam menjalankan ibadah, terutama menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang waktunya berdekatan tahun ini. Situasi tersebut dinilai bukan hal baru bagi masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng. Pengalaman selama ini menunjukkan kedua perayaan besar umat Hindu dan Muslim dapat berjalan berdampingan dengan baik.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan masyarakat di Buleleng telah memiliki pemahaman yang kuat mengenai pentingnya toleransi antarumat beragama. Menurutnya, kedewasaan masyarakat dalam menjaga keharmonisan menjadi modal utama agar setiap perayaan keagamaan berlangsung aman dan tertib. Hal ini juga menjadi cerminan kehidupan masyarakat Bali yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk menjalankan ibadah dan merayakan hari suci masing-masing dengan penuh khidmat. Selain itu, sikap saling menghormati dan menghargai antarumat beragama perlu terus dijaga agar situasi daerah tetap kondusif.
“Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat agar menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya serta tetap menjaga rasa saling menghormati dan menghargai antarumat beragama demi menjaga kondusivitas daerah,” ujar Supriatna, Sabtu, 14 Maret 2026.
Menurutnya, kondisi di mana Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri berlangsung dalam waktu yang berdekatan sudah beberapa kali terjadi di Bali, termasuk di Buleleng. Selama ini masyarakat mampu menyesuaikan berbagai aktivitas keagamaan sehingga tidak menimbulkan konflik maupun gangguan ketertiban. Hal tersebut menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya toleransi.
Supriatna juga menambahkan bahwa pengamanan saat perayaan keagamaan telah dipersiapkan dengan baik melalui sinergi berbagai pihak. Pecalang, TNI, Polri, serta berbagai organisasi kemasyarakatan selama ini bekerja sama dalam menjaga keamanan wilayah. Kolaborasi tersebut terbukti efektif dalam memastikan setiap rangkaian perayaan berjalan aman dan tertib.
“Pengamanan selama ini selalu dilakukan secara bersama-sama oleh pecalang, TNI, Polri, dan juga didukung organisasi kemasyarakatan. Sinergi ini sudah sering dilakukan sehingga pelaksanaan hari raya dapat berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus menyampaikan pesan-pesan menjaga kerukunan melalui berbagai kegiatan, seperti safari Ramadan dan buka puasa bersama yang digelar di sejumlah masjid di Buleleng. Dalam setiap kegiatan tersebut, masyarakat selalu diingatkan untuk menjaga ketertiban serta memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.
Dengan adanya kesadaran bersama tersebut, Pemkab Buleleng berharap masyarakat dapat terus menjaga suasana damai selama rangkaian perayaan keagamaan berlangsung. Pemerintah optimistis tradisi toleransi yang selama ini terbangun di Buleleng akan tetap terjaga. Dukungan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama terciptanya perayaan hari besar keagamaan yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....