Hari Kelima Tim SAR Gabungan Terus Perluas Pencarian Korban Banjir Bandang Banjar
- 11 Mar 2026 09:04 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian satu korban terakhir banjir bandang di Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Cuaca buruk yang disertai hujan dan angin masih menjadi kendala utama dalam proses pencarian yang telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan hingga hari ini tim masih berupaya menemukan korban terakhir atas nama Putu Wini (17). Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menyisir area darat dan perairan di sekitar lokasi kejadian.
"Update di hari kelima kejadian bencana banjir yang ada di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng ini. Dan hari ini saya sudah berada di lapangan dengan tim sergabungan dari TNI Polri. Dan kita juga sudah membagi SRU ya, bagian SRU untuk penyisiran di pinggir-pinggir sungai. Sekarang ada di daratan dengan tumpukan sampah-sampah yang begitu tinggi. Kita sekarang menggunakan alat berat berupa ekskavator itu ada empat unit ya. Kita tempatkan di rumahnya LKM juga ada lokasi kejadian dan sekarang ini ada di Desa Kalianget. Ya, di posisi di muara tempat-tempat sampah yang menumpuk ini. Dan juga kita juga mengerahkan unsur atau seru yang ada penyisiran di pinggir pantai ya, pinggir pantai. Dan selanjutnya ada kita mengerahkan unsur di permukaan air pencemaran ini dengan menggunakan rubber boot baik itu basarnas maupun polair dalam pencian di hari kelima ini," katanya kepada RRI, Selasa 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan, satuan rescue unit (SRU) laut sempat melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil. SRU laut sebelumnya telah sandar di Pantai Banjar dengan hasil nihil.
Pencarian kembali dilanjutkan pada siang hari. Sorti kedua dilakukan pada pukul 14.00 Wita menggunakan rubber boat dari Pos SAR Buleleng yang bergerak ke arah barat. Selanjutnya pada pukul 15.07 Wita, rubber boat milik Polair melakukan penyisiran ke arah timur untuk memperluas area pencarian.
Dalam dua hari sebelumnya, tim SAR gabungan bersama warga telah menemukan dua korban lainnya, yakni Dewa Ketut Adi Suarjana (55) dan Komang Suci (44). Selain itu, tim juga sempat menemukan korban dengan ciri-ciri laki-laki anak-anak yang masih mengenakan kaos berwarna biru, yang kemudian diketahui sebagai Kadek Wahyu (12). Proses identifikasi dilakukan setelah korban ditemukan oleh tim pencari di wilayah perairan tersebut.
Basarnas berharap korban terakhir dapat segera ditemukan agar memberikan kepastian bagi keluarga yang masih menunggu kabar. Pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR serta dukungan masyarakat setempat.
Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng juga telah bergerak menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Bantuan yang didistribusikan berupa paket sembako dari Pemerintah Provinsi Bali serta kebutuhan darurat lainnya bagi warga yang terdampak banjir.
Kondisi sejumlah wilayah di Desa Banjar masih memprihatinkan. Tumpukan kayu dan sampah yang terbawa arus banjir terlihat menumpuk cukup tinggi di beberapa titik. Sejumlah rumah warga juga mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir bandang tersebut.
Salah seorang warga, Ida Bagus Komang Wardika, mengatakan rumahnya mengalami kerusakan dan banyak barang rumah tangga yang hilang maupun rusak. Ia mengaku saat kejadian suasana sangat mencekam.
“Waktu itu malam hari tanpa lampu. Keluarga kami berpencar menyelamatkan diri masing-masing,” ujarnya.
Peristiwa banjir yang melanda wilayah tersebut meninggalkan kerusakan dan duka bagi warga. Hingga kini, tim gabungan masih terus berupaya menemukan korban terakhir sambil membantu warga yang terdampak bencana
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....