Jembrana Siapkan Pengamanan Arak-arakan 298 Ogoh-Ogoh

  • 10 Mar 2026 05:21 WIB
  •  Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Sebanyak 298 ogoh-ogoh dijadwalkan diarak masyarakat di berbagai banjar di Kabupaten Jembrana menjelang perayaan Hari Raya Nyepi tahun ini. Untuk menjaga keamanan kegiatan sekaligus mengantisipasi meningkatnya arus mudik IdulFitri 2026, Polres Jembrana menyiapkan pengamanan serta pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Pelabuhan Gilimanuk.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, Minggu, 8 Maret 2026 mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan saat prosesi pengarakan ogoh-ogoh berlangsung.

Menurutnya, ratusan ogoh-ogoh yang akan diarak masyarakat tersebar di berbagai banjar di wilayah Jembrana. Agar kegiatan berjalan tertib dan aman, kepolisian bersama jajaran Polsek mengatur jadwal keberangkatan ogoh-ogoh secara bertahap sehingga tidak terjadi pertemuan antar rombongan di jalan.

“Pengaturan tersebut sudah kami koordinasikan dengan masing-masing Polsek. Nantinya ogoh-ogoh akan keluar secara bergiliran. Pengawalan dilakukan oleh pecalang dengan dukungan personel kepolisian di wilayah setempat,” kata Kapolres.

Selain fokus pada pengamanan kegiatan budaya tersebut, Polres Jembrana juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan arus mudik Lebaran. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan, termasuk rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan selama periode mudik.

Kapolres juga mengimbau masyarakat yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk untuk membeli tiket lebih awal melalui aplikasi Ferizy milik ASDP guna menghindari antrean panjang di pelabuhan.

Ia menambahkan, ASDP memberikan potongan harga bagi pengendara sepeda motor maupun kendaraan penumpang yang melakukan pembelian tiket secara daring melalui aplikasi tersebut.

Berdasarkan perkiraan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 15 hingga 18 Maret 2026. Karena itu, masyarakat disarankan merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan kendaraan.

Terkait pengaturan kendaraan di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, kepolisian memastikan seluruh kendaraan tetap diarahkan masuk melalui Terminal Kargo Gilimanuk untuk menjaga ketertiban antrean. Selain itu, jalur khusus juga akan disiapkan bagi warga lokal Gilimanuk.

“Kami pastikan semua kendaraan tetap masuk melalui Terminal Kargo Gilimanuk. Akan ada jalur khusus untuk masyarakat Gilimanuk dan kami tidak akan mentoleransi kendaraan yang mencoba menerobos antrean,” tegasnya.

Dari sisi kesiapan infrastruktur, Polres Jembrana menargetkan seluruh fasilitas pendukung di kawasan Gilimanuk sudah optimal pada 11 Maret 2026. Sementara itu, perbaikan jalan berlubang serta penerangan di jalur Denpasar–Gilimanuk ditargetkan selesai pada 10 Maret 2026.

Adapun operasional penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk akan dihentikan sementara selama pelaksanaan Hari Raya Nyepi, mulai 19 Maret 2026 pukul 05.00 WITA hingga kembali dibuka pada 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....