PLN–BPS Buleleng Validasi DTSEN, Subsidi Listrik Diharap Tepat Sasaran
- 08 Mar 2026 10:48 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara bersinergi dengan Badan Pusat Statistik Kabupaten Buleleng dalam melakukan validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan penyaluran subsidi listrik tepat sasaran. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat akurasi data penerima bantuan energi. Dengan data yang valid, subsidi listrik diharapkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi FASIH dalam rangka pelaksanaan ground check atau survei lapangan pemadanan data DTSEN. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor PLN UP3 Bali Utara, Jalan Udayana, Singaraja, Kamis 5 Maret 2026. Melalui pelatihan ini, petugas PLN dibekali pemahaman teknis terkait proses verifikasi data sosial ekonomi masyarakat di lapangan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran manajemen serta petugas PLN UP3 Bali Utara yang akan terlibat langsung dalam proses pendataan. Hadir pula Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Buleleng, I Gede Iwan Santika, SST., M.M., bersama tim instruktur sebagai narasumber. Para peserta mendapatkan materi mengenai mekanisme pemadanan data serta penggunaan aplikasi digital untuk mendukung validasi data yang lebih akurat.
DTSEN merupakan sistem basis data terpadu yang memuat informasi sosial, ekonomi, serta tingkat kesejahteraan individu maupun keluarga di Indonesia. Data ini menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan sosial. Selain bantuan sosial, data tersebut juga digunakan sebagai dasar dalam penentuan penerima subsidi energi, termasuk subsidi listrik.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara, Elashinta, mengatakan kegiatan ground check sangat penting untuk memastikan kesesuaian data antara kondisi masyarakat di lapangan dengan data pelanggan PLN. Menurutnya, validasi data yang akurat akan membantu pemerintah menyalurkan subsidi listrik secara lebih tepat. Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk dukungan PLN terhadap kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui pelatihan penggunaan aplikasi FASIH ini, kami berharap petugas PLN dapat melakukan proses verifikasi dan pemadanan data secara lebih akurat di lapangan. Dengan demikian, subsidi listrik benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran bantuan,” ujar Elashinta.
Di wilayah kerja PLN UP3 Bali Utara, kegiatan pendataan DTSEN menyasar total 338.696 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri dari 97.800 pelanggan pascabayar dan 240.896 pelanggan prabayar yang tersebar di seluruh wilayah layanan PLN Bali Utara. Proses validasi ini akan dilakukan secara bertahap melalui survei lapangan untuk memastikan kesesuaian data pelanggan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Buleleng, I Gede Iwan Santika, menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menjaga kualitas dan akurasi data nasional. Menurutnya, kerja sama antara BPS dan PLN menjadi langkah strategis dalam memperkuat validasi data di lapangan. “Sinergi ini penting agar data sosial ekonomi yang dimiliki pemerintah benar-benar akurat dan dapat menjadi dasar yang kuat dalam penyaluran bantuan maupun subsidi bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Bali Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas data kesejahteraan masyarakat. Validasi DTSEN diharapkan mampu memperkuat basis data nasional sehingga program bantuan dapat berjalan lebih efektif. Dengan demikian, subsidi listrik dapat disalurkan secara adil dan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....