Pencarian Korban Banjir Banjar Berlanjut, Tim SAR Sisir Pantai Kalianget

  • 07 Mar 2026 09:12 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Operasi pencarian korban banjir di Dusun Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng masih terus berlanjut hingga Sabtu 7 Maret 2026. Setelah satu korban ditemukan meninggal dunia pada malam sebelumnya, tim SAR gabungan kembali melanjutkan penyisiran sejak pagi hari. Pencarian kini difokuskan pada wilayah pesisir yang diduga menjadi jalur terbawanya korban oleh arus sungai.

Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga ke Pantai Kalianget. Penyisiran dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan korban terbawa arus hingga ke muara sungai dan masuk ke wilayah laut. Kondisi arus yang sebelumnya cukup deras membuat tim memperkirakan korban dapat terbawa hingga beberapa kilometer dari lokasi awal kejadian.

Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan tim saat ini melakukan penyisiran di sekitar kawasan Pantai Kalianget. Operasi pencarian melibatkan sejumlah personel SAR bersama aparat kepolisian yang turut membantu proses penyisiran di lapangan. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat kemungkinan ditemukannya korban yang masih hilang.

“Penyisiran hari ini kami arahkan ke wilayah Pantai Kalianget dengan melibatkan empat anggota bersama personel kepolisian di bawah kendali Kanit Samapta Polsek Banjar. Area ini menjadi salah satu titik yang kami curigai sebagai lokasi terbawanya korban setelah mengikuti aliran sungai menuju laut,” ujar Kadek Donny Indrawan.

Ia menambahkan, kondisi di lapangan cukup menantang bagi tim SAR yang melakukan pencarian. Air laut di sekitar lokasi terlihat keruh dan berlumpur akibat material yang terbawa arus banjir dari hulu sungai. Situasi tersebut membuat jarak pandang di permukaan air menjadi terbatas sehingga proses penyisiran harus dilakukan secara lebih teliti.

“Kondisi air laut saat ini keruh dan berlumpur sehingga tim harus melakukan pencarian secara perlahan dan hati-hati. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan agar proses pencarian berjalan efektif dan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” tambahnya.

Sebelumnya, banjir yang terjadi pada Jumat malam (6/3/2026) dilaporkan menyeret empat warga di wilayah tersebut. Satu korban bernama Dewa Ketut Adi Suarjaya (55) telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi ke rumah duka. Sementara tiga korban lainnya yakni Komang Suci (44), Putu Wini (17), dan Kadek Wahyu (12) masih dalam proses pencarian.

Tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan relawan setempat terus berupaya memperluas area pencarian di sepanjang aliran sungai hingga wilayah pesisir. Operasi ini diharapkan dapat segera menemukan seluruh korban yang masih hilang. Pihak keluarga korban pun terus menunggu kepastian dari hasil pencarian yang dilakukan tim SAR di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....