Satu Korban Banjir Banjar Ditemukan Meninggal, Tiga Masih Dicari
- 07 Mar 2026 06:30 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Banjir yang melanda Dusun Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Jumat malam (6/3/2026), memicu operasi pencarian oleh tim SAR gabungan. Hingga tengah malam, satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Operasi SAR dilakukan di sekitar aliran sungai di wilayah Dusun Santal, Desa Banjar, dengan perkiraan koordinat 8°11'30.53"S 114°57'54.76"E. Tim gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, kepolisian, pemerintah daerah, dan relawan setempat bergerak melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai setelah menerima laporan warga terkait korban banjir.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menjelaskan korban diduga terlambat menyelamatkan diri saat air mulai naik ke halaman rumahnya. Menurutnya, kondisi tersebut diduga membuat korban tidak sempat keluar dari rumah saat banjir datang.
“Korban diduga sudah sadar air mulai besar dan memasuki halaman rumahnya, kemungkinan karena panik dan ketakutan terlambat keluar dari dampak banjir,” kata Kadek Donny Indrawan.
| Baca juga: Dahan Mahoni Patah, Warung Sempat Tertutup |
Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng bergerak menuju lokasi pada pukul 22.30 Wita dengan enam personel menggunakan satu unit truk angkut personel. Tim juga membawa peralatan penyelamatan air termasuk rubber boat dan peralatan SAR pendukung lainnya.
Sekitar pukul 22.55 Wita, tim tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan Camat Banjar serta unsur potensi SAR yang telah berada di lapangan. Operasi penyisiran kemudian dilakukan di sepanjang aliran sungai yang diduga menjadi jalur terbawanya korban banjir.
Pada pukul 23.10 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban bernama Dewa Ketut Adi Suarjaya (55), warga Banjar Dinas Santal, Desa Banjar. Korban ditemukan di sepanjang aliran sungai dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka.
Sementara itu, tiga korban lain yang dilaporkan belum ditemukan yakni Komang Suci (44), Putu Wini (17), dan Kadek Wahyu (12). Pencarian terhadap ketiga korban masih terus direncanakan dengan melibatkan seluruh unsur tim SAR gabungan.
Operasi pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 00.20 Wita setelah kondisi dinilai tidak efektif untuk melanjutkan penyisiran pada malam hari. Berdasarkan arahan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, pencarian akan dilanjutkan kembali pada Sabtu 7 Maret 2026.
Proses pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, antara lain Pos SAR Buleleng, BPBD Buleleng, Polres Buleleng, Polsek Banjar, Brimob Gilimanuk, Pol Airud, Satpol PP, Dinas PUPR, Pemadam Kebakaran, PMI Buleleng, PLN, serta perangkat desa dan masyarakat setempat.
Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna bersama Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman juga memantau langsung proses penanganan di lapangan. Tim SAR menghadapi sejumlah hambatan, terutama arus sungai yang cukup deras serta jarak pandang yang terbatas karena operasi dilakukan pada malam hari.
Pencarian terhadap korban yang masih hilang akan dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi korban terbawa arus banjir. Tim SAR gabungan berharap seluruh korban dapat segera ditemukan sehingga keluarga mendapatkan kepastian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....