Warga Serbu Pasar Murah di Desa Cupel
- 06 Mar 2026 06:11 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar pasar murah guna menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok selama bulan Ramadan serta menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Desa Cupel, Kecamatan Negara, Kamis, 5 Maret 2026.
Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif pemerintah daerah agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah kecenderungan naiknya harga sejumlah komoditas pangan saat momentum hari besar keagamaan.
Dalam pasar murah tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran. Beras SPHP dijual seharga Rp 57 ribu, beras Sri Jati Rp74.500, serta beras Garuda Mas Rp67.500. Sementara itu, harga beras premium di pasar umum tercatat sekitar Rp14.900 per kilogram.
Selain itu, telur ayam dijual Rp1.700 per butir, minyak goreng Minyak Kita Rp 15 ribu per liter, dan gula pasir Rp16.500 per kilogram. Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah dipasarkan Rp 30 ribu per kilogram dan bawang putih Rp 28 ribu per kilogram.
Tak hanya bahan pokok, pasar murah juga menyediakan sejumlah kebutuhan yang banyak dicari selama Ramadan, seperti kurma, sirup, hingga pakaian muslim.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga Desa Cupel dan wilayah sekitarnya cukup tinggi. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau. Namun, keterbatasan stok beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, dan telur membuat sebagian warga tidak kebagian.
Pasar murah tersebut turut ditinjau langsung oleh Asisten II Sekda Jembrana bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana serta Perbekel Desa Cupel. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pengendalian inflasi daerah.
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Jembrana, Citrarasmi, mengatakan pasar murah digelar di tiga lokasi berbeda.
“Hari ini dilaksanakan di Desa Cupel. Selanjutnya pada 12 Maret 2026 akan digelar di Desa Medewi dan 13 Maret 2026 di Kelurahan Lelateng,” kata Citrarasmi.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) sekaligus untuk menekan potensi lonjakan inflasi di Kabupaten Jembrana.
“Kami berharap melalui pasar murah ini harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Keberadaan pasar murah ini disambut positif oleh masyarakat. Salah satu warga Cupel, Wahyuni, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
“Harganya lebih murah dibandingkan di pasar, jadi sangat membantu kami,” katanya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Sohibi. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.
“Kalau bisa diadakan minimal sebulan sekali supaya masyarakat lebih mudah mendapatkan sembako dengan harga murah,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....